DKPUS Babel Mulai Terapkan e-Arsip, 2021 ke Semua OPD

DKPUSBABEL, PANGKALPINANG -  Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Bangka Belitung (Babel) dalam bulan November 2020 ini, akan menerapkan e-Arsip atau Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) untuk di Perangkat Daerah DKPUS Babel.

Untuk mendukung pelaksanaan e-Arsip tersebut, Jumat (20/11/2020), DKPUS Babel memberikan bimbingan teknis kepada para pegawai baik di masing-masing Bidang yang ada di DKPUS Babel terkait tata cara penggunaan e-Arsip tersebut.

Erdalina selaku Kasi Pengelolaan dan Pelestarian Arsip Dinamis DKPUS Babel yang memimpin langsung kegiatan itu mengatakan, bimbingan teknis kepada pegawai internal DKPU ini, dalam rangka mendukung terlaksana dan suksesnya penerapan e-Arsip.

“Kami bersama beberapa kawan-kawan pegawai DKPUS Babel baru-baru ini mengikuti telah mengikuti bimbingan teknis ke Arsip Nasional (ANRI) di Jakarta. Makanya, hari ini, ilmu yang kami dapatkan di ANRI langsung kami berikan kepada kawan-kawan di bidang-bidang DKPUS Babel,” ujar Erdalina.

Dijelaskannya, SIKD ini dimaksudkan untuk menghindari penumpukkan arsip-arsip yang ada di unit kerja.

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin mengatakan, aplikasi e-Arsip atau SIKD yang merupakan bagian dari reformasi Birokrasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, rencananya akan segera diterapkan juga ke semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Babel awal tahun 2021.

“SIKD ini, digunakan untuk menghindari menumpuknya arsip di Unit Kerja baik arsip aktif maupun inaktif, serta untuk memudahkan dalam pencarian arsip yang selama ini terpisah-pisah,” kata Asyraf.

Aysraf Suryadin menjelaskan, tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini, adalah tercapainya peningkatan pengelolaan dan penatausahaan arsip melalui percepatan penerapan e-Arsip, dengan menggunakan aplikasi SIKD di lingkungan OPD Pemprov Babel pada tahun 2021.

SIKD, ditambahkan Asyraf, adalah suatu aplikasi yang dirancang untuk menangani pengelolaan arsip dinamis. Oleh karena itu, diperlukannya simulasi tentang SIKD tersebut.

“Sebelum kita memberikan bimbingan teknis kepada Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Babel, terlebih dahulu kita memberikan bimbingan kepada pegawai internal DKPUS yang bertugas di masing-masing bidang,” terang Ayraf.

Aplikasi SIKD ini dibuat, disebutkan Asyraf, berdasarkan Peraturan Kepala ANRI Nomor 15 Tahun 2015 tentang aplikasi SIKD. Hal ini, ditegaskan dia, sejalan dengan program Pemprov Babel yang menghendaki proses surat menyurat dilaksanakan secara elektronik, sehingga lebih cepat, aman dan sesuai dengan prosedur.

Sumber: 
DKPUS BABEL
Penulis: 
Munawar
Fotografer: 
Munawar
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS