Pusling DKPUS Pemprov Babel Turut Kunjungi Desa Sempan

DKPUSBABEL, PEMALI - Perjalanan mobil layanan perpustakaan keliling (Pusling) Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), terus berputar menyasar daerah-daerah pedesaan yang dianggap jauh dari jangkauan informasi dan perpustakaan umum.

Untuk Jumat (20/11/2020), Layanan Pusling Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Babel turut mengunjungi Desa Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.

Sebagaimana kunjungan di desa-desa lainnya, kedatangan mobil layanan Pusling di Desa Sempan, juga disambut antusias masyarakat, utamanya anak-anak desa sampan yang “haus” akan koleksi buku-buku bacaan.

Pandangan itu, terlihat jelas ketika Mobil Pusling tiba di pekarangan Perpustakan Desa Sempan, dan mulai membuka pelayanan.

Puluhan anak-anak desa setempat langsung mengantri, dan mengisi buku daftar kunjungan Pusling yang disediakan Tim Pusling DKPUS Babel.

Anak-anak yang menjadi pengunjung Pusling DKPUS Babel, tidak hanya yang sudah pantai membaca, namun yang masih belajar membaca pun ikut datang ke Pusling DKPUS Babel, walaupun hanya sekadar melihat-lihat gambar dari ratusan koleksi buku yang dibawa Pusling DKPUS Babel.

Dari pantauan Tim Pusling, buku bacaan yang dipilih anak-anak di Desa Sempan tersebut, beraneka ragam, mulai dari buku cerita tentang kisah nabi dan agama, dan buku umum lainnya. Namun, yang menjadi pilihan favorit mereka dalah buku kisah nabi dan agama.

Pengelola Perpustakaan Desa Sempan, Herlina, yang ikut mengawal Layanan Pusling DKPUS Babel mengatakan, dalam keadaan sekarang yang masih dalam suasana pandemi dan sekolah mereka masih tutup, membuat anak-anak di desa mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan main gadget, sehingga buku menjadi barang yang kurang menarik.

Atas dasar itulah, kata Herlina kepada Tim Pusling DKPUS Babel, pihaknya berkoordinasi dengan para perangkat daerah di Desa Sempan, berinisiatif mendatangi tiap rumah atau tempat-tempat keramaian dengan berkendaraan sepeda motor sambil membawa buku-buku, sembari melakukan Story Telling di tiap tempat yang disinggahi.

"Dalam usaha meningkatkan minat baca, tiap Sabtu dari pukul 8 sampai pukul 11 siang saya mendatangi tiap rumah di Desa Sempan sambil membawa buku-buku," ungkap Herlina.

Berkenaan dengan adanya Layanan Perpustakaan Keliliing dari DKPUS Pemprov Babel, menurut Herlina sangat bagus. “Kami sangat senang adanya Pusling ini. Harapannya ini menjadi motivasi bagi masyarakat atau anak-anak desa kami untuk lebih suka membaca lagi. Saya harap program ini tidak hanya sekali saja, tetapi tetap berlanjut,” harap Herlina.

Menanggapi itu, Pustakawan Madya DKPUS Babel Danuar mengatakan, pihaknya akan menyampaikan hal ini kepada Kepala DKPUS Babel agar masukan ini bisa dijadikan pertimbangan untuk Pusling ke depannya.

Yang jelas, kata dia, Pusling yang dilaksanakan DKPUS Babel ini, salah satunya adalah salah satu langkah membantu masyarakat desa mendapatkan akses informasi melalui koleksi buku-buku  bacaan.  

Sumber: 
DKPUS BABEL
Penulis: 
Aliyah
Fotografer: 
Aliyah
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS