Primary tabs

DKPUS Usulkan Rapergub Penghargaan Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Inklusi Sosial

DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung megusulkan sebanyak dua Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) ke Biro Hukum Setda Babel.

Rapergub tersebut Pertama, Rapergub tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Pelestarian Naskah Kuno; Kedua, Rapergub tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Babel.

Sebagai langkah awal usulan, Kamis (6/5/2021), DKPUS Babel menggelar pertemuan yang dihadiri Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin, Pejabat Administrasi, Pengawas, Pustakawan dan delegasi Biro Hukum Setda Babel.

Asyraf dalam arahannya saat membuka pertemuan mengatakan, dua Rapergub yang diusulkan ke Biro Hukum Setda Babel ini sangat penting.

Seperti Rapergub Tata Cara Pemberian Penghargaan Pembudayaan Kegemaran Membaca dan Pelestarian Naskah Kuno, selama ini DKPUS Babel belum bisa memberikan kepada para insan pustakawan karena belum ada dasar hukumnya.

“Selama ini kita belum bisa memberikan penghargaan terkait pembudayaan kegemaran membaca dan pelestarian naskah kuno. Kita juga tidak bisa mengajukan anggaranya disebabkan dasar hukumnya belum ada,” tegas Asyraf.

Untuk itu, dengan adanya Rapergub dan semoga disetujui untuk dibahas dan dijadikan Pergub, para insan pustakawan akan diberikan penghargaan. Begitu pula dengan naskah kuno, yang kemungkinan banyak dimiliki masyarakat bisa dihimpun sembari diberikan penghargaan.

Sama halnya dengan Rapergub Tansformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Untuk mendukung dan menyuskseskan pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Babel, perlu dibuatkan aturannya berupa Pergub.

“Saya berharap dua Rapergub ini dapat disetujui Biro Hukum Setda Babel, untuk kemudian dibahas dan dijadikan Pergub dalam tahun ini juga,” harap Asyraf.

Padli Pustakawan DKPUS Babel yang turut serta dalam pertemuan itu menambahkan, pemberian penghargaan dimaksudkan sebagai pengakuan dan apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel kepada terhadap prestasi dan jasa-jasa yang telah dilakukan dalam upaya pemberdayaan kegemaran membaca.

Runi Alcitra Amalia Pustakawan DKPUS lainnya juga mengatakan pentingnya keberadaan Pergub Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, dalam rangka mendorong kebijakan yang terkait dengan keberlanjutan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Kabupaten dan Desa, terutama terkait dengan penganggaran, alokasi sumber daya manusia, kegiatan pelibatan masyarakat dan infrastruktur.

Dikatakan Runi, sampai saat ini, hanya Babel yang belum memiliki Pergub tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. (rel).

                      

Sumber: 
DKPUS Babel
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS