Primary tabs

Kadis DKPUS Terima Sumbangan Buku dari Guru MAN Pangkalpinang

DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DKPUS Babel) kembali menerima sumbangan buku. Kali ini, dari Guru Bahasa Arab Madrasnah Aliyah Negeri (MAN) Kota Pangkalpinang, Babel, Renita.

Buku yang diterima di ruang kerjanya, Senin (29/3/2021) itu, terdiri dari Novel berjudul “Konstelasi Mimpi”, karangan Renita sendiri, Buku Antologi “Guru Indonesia Merdeka Berkarya” ditulis Renita bersama 149 guru lainnya, dan Buku Antologi “Literasi Sekolah” juga ditulis Renita bersama 123 guru lainnya di Indonesia.

Renita mengatakan, empat buah buku hasil karya tulisnya sendiri dan guru-guru lain di tanah air itu, memang diniatkannya sejak beberapa waktu untuk diberikan. Namun baru bisa disampaikan saat ini.

Ia berharap, buku-buku yang diberikan ke Perpustakaan Provinsi Babel ini, bisa dibaca oleh masyarakat, kemudian menginspirasi masyarakat, terutama guru untuk menulis, dan mampu menggeliatkan literasi di Babel lebih meningkat lagi.

“Mari, kawan-kawan guru tuangkan pemikiran dan ide-ide melalui buku,” ajak Renita, usai menyerahkan buku.

Guru Bahasa Arab MAN Pangkalpinang itu menjelaskan sekilas isi Buku Novel yang ditulisnya. Menurut dia, buku dengan judul “Konstelasi Mimpi” tersebut, membuat cerita tentang pengalaman pribadi sejak dari kecil sampai saat ini, dengan latar Bangka Belitung.

“Buku ini ditulis ketika saya mengikuti pelatihan. Dalam pelatihan itu, kami sebagai peserta diwajibkan membuat sebuah buku, satu guru satu buku. Dengan keinginan yang kuat, akhirnya terbitlah buku saya dengan judul “Konstelasi Mimpi”,” katanya.

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin menyampaikan terima kasih ata sumbangan buku dari Guru MAN Pangkalpinang ini.

Menurut Asyraf, kalau banyak guru di Babel banyak menulis buku seperti yang dilakukan Ibu Renita ini, maka banyak akan diperoleh karya-karya buku, apalagi berkaitan dengan karifan local Babel sebagai latar menulis.

“Saya selaku Kepala DKPUS Babel sangat mendukung semua Guru di Babel untuk menulis, dan jangan lupa setelah cetak berikan dua eksemplar buku itu ke Perpustakaan, sehingga karya-karya itu dibaca para pemustaka yang ada di Babel,” ujar Asyraf.

Selain itu, lanjut Asyraf, suatu saat DKPUS Babel juga bisa mengumpulkan guru-guru penulis, untuk diadakan workshop penulisan, ataupun dalam bentuk symposium-simposium, sehingg karya-karya guru ini lebih membumi lagi.

Sumber: 
DKPUS Babel
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS