Primary tabs

Pemanfaatan Aplikasi e-Pusda Sebagai Sumber Bacaan Online bagi Pemustaka Perpustakaan

Membaca dapat dilakukan dimana saja, di setiap saat dan kapan  saja. Bagi seseorang yang mempunyai hobi membaca, akan selalu berkeinginan dan menyempatkan waktu untuk membaca. Membaca merupakan kebutuhan hidup bagi seorang yang memiliki hobi membaca. Pengetahuan dan informasi dapat diperoleh melalui bahan bacaan seperti ilmu pengetahuan, motivasi kehidupan, inovasi-inovasi baru dan lain sebagainya. Banyak membaca kita dapat menyerap berbagai informasi yang sedang berkembang dan informasi terbaru.

Di era milenial, membaca bahan bacaan tidak lagi melalui bahan-bahan bacaan seperti buku monograf, majalah, koran, dan sebagainya, akan tetapi kaum milenial sudah memanfaatkan media elektronik sebagai bahan bacaan online yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Membaca dapat mengubah hidup seseorang sehingga memiliki karakter yang kuat dan “berisi” terhadap suatu pengetahuan. Tentunya banyak sekali manfaat positif yang kita peroleh dengan membaca.

Di zaman sekarang, penyebaran arus informasi terjadi begitu cepat dan luas serta menjangkau ke semua lapisan masyarakat tanpa memandang umur dan status sosial masyarakat. Informasi yang menyebar di masyarakat luas tentunya harus diseleksi dan tidak di konsumsi begitu saja. Penyebaran informasi sangat bervariatif. Selain informasi positif, terkadang terdengar juga informasi yang kurang baik ke telinga. Agar tidak terjadi miss comunication kita harus taat dan mendisiplinkan diri agar selalu terbiasa mencerna informasi positif dan berguna bagi pengembangan diri agar tercipta hidup yang berkualitas dan bermartabat serta bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain baik di lingkungan keluarga, lingkungan perkantoran, maupun masyarakat luas.

Salah satu pusat informasi sepanjang hayat adalah perpustakaan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan, Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Perpustakaan terdiri dari beberapa jenis antara lain seperti Perpustakaan Nasional, Perpustakaan Umum, Perpustakaan Khusus, Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Sekolah, dan Perpustakaan Desa/Kelurahan.

Selain beberapa jenis perpustakaan yang telah disebutkan di atas, terdapat juga perpustakaan digital. Perpustakaan Digital adalah salah satu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer. Istilah digital library sendiri mengandung pengertian sama dengan electronic library dan virtual library. Sedangkan istilah yang sering digunakan dewasa ini adalah digital library. Bahkan di dalam suatu sistem web based learning atau virtual classroom (begitu banyak pihak menyebut sistem belajar melalui internet), tentu saja ada yang disebut virtual library.

Salah satu trend aplikasi digital yang di gunakan di perpustakaan adalah aplikasi digital khusus untuk perpustakaan. Di beberapa daerah dan atau di beberapa provinsi lain, aplikasi ini sudah dipakai untuk perpustakaannya untuk mendongkrak minat baca masyarakat terutama generasi milenial.

Perpustakaan digital atau digital library adalah gabungan ICT (Information and Communication Technology) dengan isi dan program yang dibutuhkan untuk mereproduksi dan mengembangkan layanan yang biasa disediakan oleh perpustakaan konvensional yang berbasis kertas atau material lainnya.
Sebagai informasi, Digital Library mulai berkembang pesat sejak di tahun 1990 diiringi dengan kemajuan teknologi jaringan komputer yang memungkinkan pengaksesan informasi dari satu tempat ke tempat lain yang sangat jauh dalam waktu yang sangat singkat.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tahun 2020 mulai menggunakan e-Pusda sebagai media teknologi untuk mencari (searching) bahan pustaka digital. Aplikasi ini tentunya dapat dimanfaatkan oleh semua pemustaka dan memberikan banyak kemudahan. Salah satu kemudahan yang diperoleh adalah pemustaka dapat memanfaatkan aplikasi ini tanpa harus datang ke perpustakaan, artinya user dapat memanfaatkannya setiap waktu, dimana saja, dan kapan saja. Aplikasi e-Pusda tersebut tentunya dapat didownload di playstore. Untuk pemanfaatannya aplikasi ini dapat menggunakan media seluler handphone sebagai alat bantunya.

Pada aplikasi e-Pusda yang digunakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyediakan berbagai macam fitur. Salah satunya adalah fitur koleksi buku sesuai dengan nomor klasifikasi yang telah disematkan pada sistem tersebut. Pemustaka perpustakaan kini mendapatkan kemudahan dan kecepatan dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Selain berbagai kemudahan yang telah disebutkan diatas, para pemustaka dapat melakukan donasi buku seperti menyumbangkan buku-buku bekas yang masih layak pakai maupun buku-buku baru untuk perpustakaan agar buku-buku tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemustaka baik anak-anak maupun masyarakat umum. Selain mempermudah pengguna, diharapkan dengan adanya e-Pusda dapat memberikan multi kemudahan bagi khalayak ramai dalam hali ini pemustaka perpustakaan.

Penulis: 
Dian Ekatama, S.I.Pust/ Pustakawan DKPUS Babel
Sumber: 
DKPUS Prov Babel

Artikel

05/04/2019 | Runi Alcitra amalia
6,323 kali dilihat
22/10/2020 | Darma, Pustakawan Universitas Bangka Belitung
1,245 kali dilihat
21/08/2019 | Fatmawati
965 kali dilihat
01/11/2019 | Jan Frist Pagendo Purba
753 kali dilihat
03/10/2020 | Jan Frist Pagendo Purba, Pustakawan UBB
725 kali dilihat

ArtikelPer Kategori