Primary tabs

Peringati HAN 2022, Bunda Literasi Babel Ajak Masyarakat Tingkatkan Komunikasi Keluarga

SUNGAILIAT – Kali pertama, Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sri Rahayu Mulya Naziarto, S.IP turut memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2022 yang diselenggarakan Literasi Anak Lebah Sungailiat, Bangka bekerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Babel.

Dalam penjelasannya yang disiarkan secara langsung dari studio RRI di Sungailiat, Minggu (24/7/2022) itu, Bunda Literasi Babel Sri Rahayu Mulya Naziarto mengajak masyarakat, utamanya orang tua untuk meningkatkan komunikasi  keluarga.

“Mari kita tingkatkan komunikasi keluarga, karena dari keluarga anak akan tumbuh dan berkembangan dengan baik. Mereka tidak akan kenal dunia luar, sebelum kenal keluarga. Tingkatkan literasi dalam keluarga, komunikasi dua arah untuk kemajuan anak. Karena, dengan anak berliterasi, masa depannya terlindungi,” ujar Bunda Literasi Babel.

Menurutnya, di Babel, dalam hal literasinya sudah baik. Selain dari segi bahasa, kompetensi mereka sudah tergali. Hal tersebut diungkapkan Bunda Literasi Babel Sri Rahayu setelah melihatkan langsung penampilan dua siswa SD Negeri yang menjadi pembandu acara Peringatan HAN 2022 di RRI Sungailiat.  

“Literasi itu bukan hanya bahasa, tapi bagaimana kita menggali potensi anak-anak kita, dan itu fungsi dari orang tua. Sebab, orang tua adalah yang terdekat lingkungannya dengan anak, selain masyarakat. Kadang-kadang kita tidak bisa melihat kompetensi anak apa. Kita mendidik anak-anak kita di zaman kita. Harusnya didiklah anak sesuai zamannya,” jelas Sri Rahayu Mulya Naziarto.

“Jadi, tumbuhkan minat baca kita sebagai orang tua, sebelum mengajak anak-anak kita gemar membaca. Jadikan komunikasi yang efektif dan resfektif kepada anak-anak kita, sehingga mereka mau curhat kepada kita,” kata Sri Rahayu Mulya Naziarto.

Lebih lanjut Bunda Literasi menjelaskan, saat ini anak-anak terlena akan teknologi yang ada (gadget). Tidak adanya komunikasi antar kedua orang tuanya.

“Dengan adanya Bunda Literasi Babel, saya berharap bisa menumbuhkan dan meningkatkan kembali minat baca anak, cara berkomunikasi serta kepribadian mereka untuk tampil ke depan. Seperti anak-anak yang masih usia SD ini, sudah berani tampil ke depan menjadi pembawa acara. Ini yang tidak kita sadari,” tegas Bunda Literasi Babel Sri Rahayu Mulya.

Menumbuh kembangkan minat baca ditambahkan Sri Rahayu, bukan hanya tugas seorang Bunda Literasi Provinsi semata, tetapi PR untuk bagi semua, mulai dari keluarga kecil yang merupakan lingkungan terdekat, lingkungan tempat tinggal RT, RW dan sekitarnya, serta instansi terkait.

“Anak adalah aset bangsa. Saya selaku Bunda Literasi akan membantu pemerintah membentuk karakteristik anak-anak Babel. Tugas Pokok Bunda Literasi adalah mengaktifkan kembali pojok-pojok baca yang ada, dan mengapresiasikan, meningkatkan masyarakat untuk kembali gemar membaca. Saat ini potensi dan jati diri kita tidak tergali maksimal,” tegasnya kembali.

Untuk itu, Sri Rahayu Naziarto menyerukan dari lingkungan keluarga masing-masing, mari membangun perpustakaan kecil dari rumah. Buat sumber-sumber minimal apa adanya, tetapi diseting semenarik mungkin agar anak-anak mau dan gemar membaca.

Selain Bunda Literasi Babel Sri Rahayu Mulya Naziarto, Kepala DP3ACSKB Babel Asyraf Suryadin, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka, dan Ketua Forum Anak Kabupaten Bangka sebagai narasumber, kegiatan yang dikemas dalam acara Pelangi Anak Edisi Hari Anak Nasional 2022 “Anak Terlindungi Indonesia Maju” juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh anak-anak Kabupaten Bangka.

Hadir pula dalam kesempatan itu Kabid Pelestarian Naskah Kuno dan Koleksi Nasional DKPUS Babel Mirdayati mewakili Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel Rakhmadi.

Sumber: 
DKPUS Babel
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS