Primary tabs

Setelah UPT Perpustakaan, DKPUS Babel Teken PKS Bersama Fisip UBB

DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Lagi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Bangka Belitung (UBB).

Setelah dengan UPT Perpustakaan UBB, penandatangan PKS dilanjutkan antara DKPUS Babel bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) UBB.

Dari DKPUS Babel, PKS tentang Pemanfaatan dan Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi itu, ditekan langsung Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin, sedangkan pihak UBB diwakili oleh Wakil Dekan II Fisip UBB, Diana Anggraeni.

Penandatangan PKS dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor DKPUS Babel Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, dan disaksikan perwakilan Dosen Fisip UBB, dan perwakilan Pejabat Pengawas DKPUS Babel,  Senin (5/4/2021) sore.

Diana menjelaskan, tujuan dari PKS ini, adalah optimalisasi dari Tri Dharma Perguruan Tingi di bidang Pengembangan Perpustakaan. Sebelum PKS ditandatangani, diawali dengan penandatangan Memorandum of Understanding antara Gubernur Babel bersama Rektor UBB beberapa waktu lalu.

Ada tiga lingkup bidang yang dikerjasamakan dengan DKPUS Babel ini, terdiri dari Tiga Bidang, yaitu Pertama, Bidang pendidikan dan pelatihan, terdiri dari peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan provinsi. Kedua, sosialisasi budaya baca dan literasi pada satuan pendidikan tingkat menengah dan pendidikan khusus serta masyarakat. Ketiga, pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa Fisip UBB.

Sedangkan Kedua, Bidang Penelitian dan Pengembangan Perpustakaan, diantaranya pengembangan  literasi melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi social; pengembangan bahan pustaka; dan pengembangan pojok baca konvensional di ruang public.

Lingkup Bidang Ketiga, lanjut Diana, adalah Bidang Pembangunan Daerah dan Pengabdian kepada Masyarakat, diantaranya penghimpunan dan pengelolaan serah simpan karya cetak dan rekam; peningkatan peran serta masyarakat dalam penyimpanan, perawatan, pelestarian dan pendaftaran  naskah kuno.

Diana berharap melalui PKS ini ada sinergi yang baik antara UBB dengan Pemprov Babel melalui DKPUS Babel, dan menghasilkan budaya literasi yang baik. 

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin mengatakan, ini merupakan PKS kedua setelah UPT Perpustakaan UBB. “Alhamdulillah tahun ini, DKPUS Babel sudah ada dua kerja sama dengan UBB, dan itu sudah di tanda tangani,” ujar Asyraf.

Harapannya, karena Fisip UBB ini ada Program Studi Bahasa Inggris, tidak menutup kemungkinan akan disandingkan dengan DKPUS Babel, karena di DKPUS Babel juga punya Fungsional Penerjemah.

“Tidak menutup kemungkin ke depan kita melaksanakan kegiatan penelitian pustaka. Begitu pula dengan bidang kearsipan adanya kerjasama yang baik antara kedua belah pihak, dalam hal ini, Fisip UBB dan DKPUS Babel,” ungkap Asyraf. 

Bila perlu, kata Asyraf, DKPUS Babel juga akan menambah koleksi perpustakaan, misalnya berupa buku-buku hasil karya dosen UBB, karena hukumnya wajib untuk di depositkan, kemudian skripsi yang dilakukan oleh mahasiswa UBB juga bisa ditempatkan di DKPUS Babel.

Dengan begitu, kata Asyraf, ketika mahasiswa UBB pada hari-hari libur mereka butuh referensi itu, bisa datan ke DKPUS Babel. “Kita berharap pada waktu-waktu tertentu bisa diskusi bersama di DKPUS. Kita dari DKPUS akan siapkan tempat, biar bisa bersinergi antara dosen dengan pustakawan dan arsiparis,” terangnya.

Bisa juga, dikatakan Asyraf, melalui PKS ini, akan ada pengabdian bersama antara DKPUS dan UBB, misalnya melaksanakan kegiatan di suatu tempat yang terjangkau oleh perpustakaan, maka DKPUS akan mendatangkan mobil perpustakaan keliling. Begitu juga dengan sosialisasi kearsipan. Termasuk bidang lainnya, yang dimiliki DKPUS Babel.

 

Sumber: 
DKPUS Babel
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS