PANGKALPINANG – Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memiliki sejumlah warisan/peninggalan (haritage) sejarah yang memiliki nilai sangat tinggi. Namun, sampai saat ini masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mengeksplor baik di tingkat nasional maupun internasional.

Untuk itulah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel yang merupakan Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) merencanakan pada tahun 2023 mendatang akan membantu “menjual heritage” Mentok tersebut, sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Hal itu disampaikan Kepala DKPUS Rakhmadi usai memberikan pembinaan terhadap Pegawai ASN Arsiparis di Lingkungan DKPUS Babel.

“Haritage yang ada di Mentok Bangka Barat diantaranya Pesanggrahan Mentok, dan Pesanggrahan Menumbing, arsipnya ini yang akan kita bantu “jual”. Karena heritage ini berkaitan erat dengan bangsa Indonesia, dimana salah satunya menjadi tempat pengasingan Presiden Soekarno,” ujar Rakhmadi, Rabu (16/3/2022).

Salah satu langkah menuju itu, tahun depan ditegaskan Rakhmadi, DKPUS Provinsi Babel akan menggelar Seminar.

“Sebagai bentuk dukungan DKPUS Provinsi Babel dalam hal arsip heritage di Mentok ini, saya sudah bertemu dengan Bupati Bangka Barat H. Sukirman, dan telah menyampaikannya,” kata Kepala DKPUS Provinsi Babel Rakhmadi.

Secara umum, disebutkan, arsip memiliki fungsi sebagai penunjang aktivitas adminitrasi, alat pengambil keputusan, bukti pertanggungjawaban, dan sumber informasi.

Selain hal di atas, ditambahkan Rakhmadi, pihaknya tahun depan juga akan menata kearsipan yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov), melalui Lomba Pengelolaan Arsip.

“Tahun 2023 mendatang DKPUS Provinsi juga akan melakukan kegiatan Lomba Pengelolaan Arsip diawali dari tingkat OPD-OPD Pemprov terlebih dulu. Nanti kita bisa lihat OPD-OPD strategis seperti BKPSDM, Setwan, Bappeda, Bakuda, Sekretariat Daerah Pemprov Babel, apakah secara kearsipannya mereka sudah benar mengelola. Kalau belum benar, apa trik kita DKPUS dalam membantu mereka,” jelas Rakhmadi.