JAKARTA – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Rakhmadi, Selasa (8/8/2023) mengajak Kepala Sekolah (Kepsek) SMA/SMK/MA, Pengelola Perpustakaan SMA/SMK/MA se-Babel mengelilingi Perpustakaan Ki Hajar Dewantara SMAN 70 Jakarta, yang merupakan Perpustakaan peraih Juara I tingkat nasional tahun 2022.

Didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan DKPI Jakarta, Agus Ramdani, Kepala SMAN 70 Jakarta, Sunaryo, serta tim 15 yang merupakan siswa-siswi SMAN 70 Jakarta pilihan, rombongan Kepala DKPUS Babel bersama Kepsek SMA/SMK/MA dan Pengelola Perpustakaan SMA/SMK/MA se-Babel, menyusuri semua ruangan layanan perpustakaan Ki Hajar Dewantara SMAN 70 Jakarta.

Ruangan dimaksud diantaranya, ruang koleksi, ruang diskusi, ruang tamu, ruang audio visual, ruang computer/internet bagi pemustaka, dan ruang layanan perpustakaan lainnya.    

Kepala DKPUS Babel Rakhmadi bersama Kepsek SMA/SMK/MA terlihat antusias melihat bagian perbagian di dalam ruangan layanan perpustakaan Ki Hajar Dewantara yang memakan sebanyak 5 ruang kelas tersebut.

Didampingi Tim 15 siswa SMAN 70 Jakarta, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi dan Kepsek SMA/SMK/MA se-Babel mendengarkan penjelasan berkenaan dengan perpustakaan yang SMAN 70 Jakarta.

Selain mendengarkan penjelasan Tim 15 SMAN 70 Jakarta, Kepala DKPUS Babel juga melontarkan sejumlah pertanyaan kepada Tim 15 berkaitan dengan perpustakaan dan peran dari para siswa yang masuk Tim 15 SMAN 70 tersebut.

Salah satu yang sempat membuat Kepala DKPUS Rakhmadi ‘melongo’, ternyata siswa-siswi yang tergabung dalam Tim 15 itu adalah anak-anak pilihan atau siswa-siswi berprestasi di SMAN 70 Jakarta.

“Ketia saya tanya kepada salah satu Tim 15, ternyata dia anak yang pintar di bidang matematika. Saya sempat kaget, nilai matematika hampir mencapai angka 100,” ujar Rakhmadi kepada media ini.

Tak sekadar itu, Tim 15 itu juga, disebutkan Kepala DKPUS Rakhmadi, memiliki peran penting mendukung perkembangan Perpustakaan Ki Hajar Dewantara SMAN 70 Jakarta, diantaranya mengajak para siswa untuk datang ke perpustakaan. “Mereka juga banyak menghabiskan waktunya di perpustakaan,” sebut Rakhmadi.

“Setelah melihat langsung Perpustakaan SMAN 70 Jakarta, kami harus banyak belajar, harus banyak milek bagaimana mengelola perpus di Babel, sehingga Babel 2024 mendatang bisa masuk 10 besar,” harap Kepala DKPUS Babel Rakhmadi.

Para Kepsek yang ikut kunjungan ini, kata Rakhmadi, mampu menggali kelebihan yang ada di Perpus SMAN 70, dan kelebihan itu harus dibawa ke Babel.

“Pulang dari SMA 70 Jakarta ini, para Kepsek harus mampu menerapkannya. Ayo semangat terus. Saya pun akan berusaha bersinergi dengan daerah lain guna mengembangkan perpus di Babel,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua MKKM MA, Mega Kastiawan mengucapkan terima kasih atas diikutsertakan dirinya dalam studi komperatif perpustakaan di SMAN 70 Jakarta ini.

“Kami takjub atas prestasi dan sarana prasarana perpustakaan SMAN 70 Jakarta yang meraih Juara 1 tingkat nasional dari Perpusnas RI. Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan dari kunjungan ke Perpustaan SMAN 70 Jakarta. Mudah-mudahan dari pengalaman kunjungan ini, dapat kami terapkan dalam membangun  dan mengembangkan perpustakaan di sekolah kami, terkhusus pada Madrasah Aliyah di Babel,” harap Mega.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Agus Ramdani mengatakan, berharap semoga gelar Juara I tingkat nasional yang diraih Perpustakaan SMAN 70 Jakarta dari Perpusnas RI itu bisa dipertahankan.

Kendati begitu, menurut dia, pihaknya juga saat ini masih sama-sama belajar, termasuk dalam hal pengembangan perpustakaan sekolah ini.

“Kami maunya prestasi SMA 70 ini terus ditingkatkan, sehingga tidak hanya lomba perpustakaan ini saja yang diraih SMAN 70, tapi lomba lainnya juga. Kami dari Dinas Pendidikan DKI juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perpustakaan DKI untuk terus mendorong akreditasi sekolah di DKI Jakarta,” terangnya.

Agus menyampaikan selamat datang kepada Kepala DKPUS dan Kepsek SMA/SMK/MA se-Babel di SMAN 70 Jakarta.

“Kami mengapresiasi studi komparatif dalam rangka mendukung pengembangan perpus sekolah, dan menambah wawasan dan pengetahuan ke depan ini,” tutupnya.

Kepala SMAN 70 Jakarta, Sunaryo sebelumnya menyebutkan, SMAN 70 memiliki

15 anak yang tergabung dalam Tim 15, yang di didik untuk mendampingi setiap tamu yang datang, termasuk mendukung pengembangan Perpustakaan Sekolah.

“Terima kasih kepada bapak/ibu Kepala DKPUS dan Kepsek SMA/SMK/MA se-Babel yang  memilih SMA 70 sebagai tempat studi komparatif perpustakaan,” ucapnya.