SURABAYA – Menjelang tutup tahun 2022, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menorehkan prestasi yang pantastis. Berkenaan dengan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) 2022, Provinsi Babel berhasil memboyong 12 penghargaan dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas-RI).

Apresiasi itu diantaranya, Provinsi Babel sebagai Tim Sinergi Terbaik keempat; Kabupaten Bangka Barat (Babar) sebagai Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik; Desa Teluk Limau Babar, Desa Rambat Babar, Desa Ketap Babar, Desa Sekar Biru Babar, Desa Belolaut Babar, Desa Air Gantang Babar, Desa Puput Babar, dan Desa Cendil Belitung Timur sebagai Perpustakaan Desa Terbaik tingkat nasional.

Belasan penghargaan tingkat nasional itu diserahkan Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando diwakili Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas Nani Suryani di malam penutupan Peer Learning Meeting (PLM) Nasional Program TPBIS 2022 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (6/12/2022) malam.

Sementara PLM itu sendiri dilaksanakan sejak 4-7 Desember 2022 oleh Perpusnas dengan peserta 660 orang, yaitu mitra TPBIS dan Perpusseru.

Cahya PIC Provinsi Babel yang juga Pustakawan DKPUS Babel sekaligus mewakili Kepala DKPUS Babel Rakhmadi menerima penghargaan tersebut mengatakan, dalam PLM 2022 di Surabaya, Tim Provinsi Babel yang turut serta adalah PIC Provinsi, PIC 7 Kabupaten/Kota, Desa Sempan Bangka, Desa Cambai Bateng, Desa Irat Basel, Desa Sungai Samak Belitung, Desa Aik Madu Beltim, Desa Rambat, Desa Air Gantang, Desa Teluk Limau, Desa Sekar Biru Bangka barat.

Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan Kolaborasi dan Sinergi untuk Penguatan Literasi Masyarakat Berkelanjutan” itu berlangsung secara onsite dan online via zoom.

Atas apresiasi itu, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi mengatakan, DKPUS Babel memang sudah berbuat maksimal. Tahun 2022 ini, banyak sekali program yang diangkat. Makanya semua secara kolektif kegiatan itu untuk mengangkat sinergitas provinsi bersama kabupaten/kota, mitra kerja, stakeholder dan semuanya.

“Saya selaku pimpinan DKPUS Babel mengajak kawan-kawan di bidang terkait di DKPUS Babel sering-sering bekerja sama melibatkan kabupaten/kota, stakeholder  ketika program itu mau jual,” pesan Rakhmadi.

Rakhmadi  tidak menyangka didalam tim sinergi ini, Babel mendapatkan peringkat keempat terbaik setelah Sulawesi. “Alhamdulillah kita baru mencoba beberapa program, ternyata banyak prestasi yang kita capai di tingkat nasional,” ucap Rakhmadi.

Rakhmadi mengajak semua pihak terkait untuk bahu membahu melakukan peningkatan sinergitas kerja sama dalam rangka implementasi program TPBIS di Babel yang lebih baik lagi.