PANGKALPINANG – Dalam rangka mempersiapkan penggunaan secara penuh Aplikasi SRIKANDI di instansinya, jajaran Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyambangi Kantor Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) yang berada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel.
Kedatangan sejumlah pegawai yang di pimpin Kepala UPT Balai Latihan Koperasi dan UMKM Babel Martinawati pada Kamis (27/10/2022) tersebut, untuk belajar bagaimana cara menggunakan Aplikasi SRIKANDI.
Martinawati mengatakan, sampai hari ini, Diskop dan UMKM Babel baru menggunakan tanda tangan elektronik (TTE) melalui Aplikasi SRIKANDI yaitu surat masuk, sedangkan berkenaan dengan surat keluarnya belum.
“Makanya kami datang ke sini (DKPUS Babel) untuk diajari terkait pendistribusian surat masuk, pembuatan akun dan lain-lainnya,” ujar Martinawati.
Setelah mendapatkan pembelajaran ini, pihaknya menargetkan bulan November 2022 Dinas Koperasi dan UMKM sudah bisa menerapkan Aplikasi SRIKANDI secara penuh.
Ia menyampaikan terima kasih kepada DKPUS Babel yang telah memberikan waktu luang menerima sekaligus membimbing mereka untuk mengetahui penggunaan Aplikasi SRIKANDI.
Sementara itu Kabid Pengelolaan Arsip Daerah DKPUS Babel Doni Golput mewakili Kepala DKPUS Babel Rakhmadi menjelaskan, Aplikasi SRIKANDI memiliki berbagai macam fungsi dalam pengadministrasian tata kelola kerasipan.
Keberadaan SRIKANDI akan mempermudah koordinasi, tracking surat, mengangkat mutu layanan publik, dan tentunya terintegrasi dengan kementerian atau lembaga lainnya yang sudah menggunakan Aplikasi SRIKANDI.
Berkenaan dengan pembinaan SRIKANDI terhadap Diskop dan UMKM ini, dikatakan Doni, merupakan salah satu OPD di Pemprov Babel yang sebelumnya telah menghubungi DKPUS Babel agar bisa belajar tentang Aplikasi SRIKANDI.
“Beberapa OPD di Lingkungan Pemprov Babel sudah menghubungi kita selaku Lembaga Kearsipan Daerah untuk belajar tentang Aplikasi Srikandi. Karena kita baru menyelenggarakan sekali bimtek dan serapannya pun belum maksimal,” ungkapnya.
Karena keterbatasan anggaran tahun ini, disebutkan Doni, maka pihaknya siap menerima OPD-OPD yang mau belajar SRIKANDI di Kantor DKPUS Babel sepanjang jam kerja. “Kebetulan Kamis 27 Oktober hari ini Diskop dan UMKM yang datang ke kita,” kata dia.
Doni mengungkapkan sampai saat ini, baru berkisar 10-15 persen OPD di Lingkup Pemprov yang telah menerapkan aplikasi SRIKANDI. “Target kita 2024 semua OPD sudah semuanya menerapkan Srikandi ini sesuai target nasional. Jadi, 2023 harus kita kebut, paling tidak seluruh OPD sudah menggunakan aplikasi Srikandi. Kami DKPUS Babel siap melayani OPD-OPD yang membutuhkan pembinaan, berkaitan dengan SRIKANDI ini,” tutup Doni.