DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan (dapil) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diharapkan dapat mensupport penambahan bantuan berupa anggaran maupun sarana prasarana (Sarpras) dari Pemerintah Pusat melalui Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk Perpustakaan Provinsi (Perpusprov) Babel.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel, Rakhmadi saat menerima kunjungan Anggota DPD RI Ustad Zuhri di Kantor DKPUS Babel, Senin (27/12/2021) sore.
Bantuan yang diberikan pemerintah pusat kepada Perpustakaan Provinsi Babel sampai saat ini masih kecil, bahkan mengalami penurunan.
“Untuk bantuan anggaran melalui DAK dari Pusat itu minimal 1 miliar rupiah, agar bisa mensuppot perpustakaan di desa-desa. Kementerian lain seperti kemenpora, bantuan ke daerah itu sampai 1,5 miliar rupiah, begitu pula dengan PUPR untuk pembangunan rumah masyarakat miskin sampai sekian miliar, sementara perpustakaan kita kecil, padahal perpustakaan ini vital, membuat orang pintar,” ujar Rakhmadi.
Selain itu, dikatakan Rakhmadi, selama ini dukungan Sarpras untuk Perpusprov Babel juga masih kurang.
“Untuk itu, saya harapkan adanya dukungan dari DPD RI ini, untuk disampaikan ke pusat bahwa kelemahan kita pada umumnya pada sarpras, anggaran. Perpustakaan ini sangat penting kedudukannya dalam rangka mencerdaskan masyarakatnya,” katanya.
Apalagi, ditegaskannya, moto literasi yang dikeluarkan Perpusnas, literasi itu adalah mencerdaskan dan menyejahterakan. “Bagaimana kita memimpikan itu jadi kenyataan? Hanya dapat dilakukan apabila semua dukungan baik sarpras maupun anggarannya itu ada, dan ideal,” tegas Rakhmadi.
“Hari ini, Saya bahagia, karena anggota DPD RI dapil Babel Ustad Zuhri bisa berkunjung ke DKPUS Babel untuk mendapatkan informasi sesungguhnya tentang kegiatan yang menjadi tupoksi dari Perpusprov Babel,” tambahnya.
Pejabat dan sejumlah Pustakawan DKPUS Babel, dalam kesempatan sama juga berharap kepada DPD RI dapil Babel bisa mendukung adanya regulasi sebagai payung hukum dalam pengembangan perpustakaan di daerah.
Tak ketinggalan adanya dukungan bantuan pusat berkenaan dengan perpustakaan keliling menggunakan kapal, untuk menjangkau masyarakat yang ada di Pulau-pulau kecil atau terluar di Babel.
Sementara itu, Ustad Zuhri mengatakan, kunjungannya ke DKPUS Provinsi Babel selaku wakil daerah Babel untuk Pusat, dalam rangka menyerap aspirasi daerah, khususnya berkenaan dengan bidang Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Babel.
“Saya sudah mencatat tiga poin penting dalam silaturahmi di DKPUS Babel ini, diantaranya anggaran; sarpras; dan regulasi. Ini adalah poin-poin penting untuk sama-sama kami perjuangkan dengan kawan-kawan DPD RI dapil Babel termasuk dari DPR RI dapil Babel ke pusat dalam rangka kepentingan daerah,” ungkapnya.
Anggaran, diakuinya, sangat penting. “Yang jelas di sini kita siapkan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan anggaran yang didapatkan Perpusprov Babel terjadi peningkatan guna pengelolaan perpustakaan di Babel. Karena perpustakaan ini sangat penting bagi kita, untuk keceradasan masyarakat di Babel,” terang Ustad Zuhri.
DKPUS Provinsi Babel, disebutkan anggota DPD RI asal Babel yang bermitra kerja salah satunya dengan perpustakaan nasional itu, merupakan yang pertama dikunjunginya. Untuk seterusnya baru ke DKPUS Kabupaten/Kota.
Ke depan, Ustad Zuhri berharap adanya sinergitas Kepala Daerah sebagai wakil Pemerintah Pusat didaerah dengan Anggota DPR, DPD RI sebagai wakil daerah di Pusat, dalam rangka memperjuangkan kepentingan daerah.