DKPUSBABEL, PANGKALPINANG - Rakhmadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (13/8/2021) pagi, melakukan evaluasi kerja staf, khususnya para Pustakawan  yang ada di DKPUS Babel selama work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

Dalam rapat evaluasi sekaligus rapat kerja Inovasi yang membahas SK Pembentukan Tim Teknis Kepustakawanan, Tim Pelaksana Kegiatan Survey Kegemaran Membaca dan Nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat  di  DKPUS itu, Rakhmadi menanyakan aktivitas apa saja yang dilakukan selama 1 bulan WFH.

Rakhmadi menginginkan agar pegawai lebih berinovasi di masa pandemi sekarang, apalagi melihat kondisi sepinya pengunjung yang datang ke perpustakaan. Untuk itu, Rakhmadi meminta agar Pustakawan membuat analisa terhadap situasi  tersebut.

Dengan analisa itu, dapat dibuat suatu laporan dan di ekpose melalui media massa bahwa efek dari pandemi bukan hanya berimbas pada segi ekonomi atau kesehatan saja, tetapi juga berimbas pada segi minat baca masyarakat.

Dari hal ini diharapkan akan mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat. "WFH bukan berarti kita libur dan keluyuran, tetapi tetap bekerja dan berinovasi, serta tidak mematikan kreativitas," ujar Rakhmadi.

Walaupun dalam kondisi WFH, sewaktu-waktu para pegawai harus siap dipanggil ke kantor apabila dibutuhkan.

Selain tugas utama untuk meningkatkan akreditasi Perpustakaan Provinsi, ke depannya, kata Rakhmadi, para Pustakawan diminta untuk melakukan program roadshow dan mengexpose tiap buku yang ada di DKPUS sebagai pengenalan koleksi buku Perpustakaan Provinsi.

Pada kesempatan yang sama, Runi Alcitra Pustakawan Madya DKPUS Babel juga memaparkan terkait tingkat gemar membaca bergantung pada 3 variabel terikat, yaitu frekwensi membaca, durasi membaca, dan jumlah buku yang dibaca.