TANJUNGPANDAN – Hingga saat ini, masih banyak informasi berkenaan sejarah zaman dahulu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang belum digali secara maksimal, termasuk sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di Babel.

Ingin mengetahui lebih mendalam catatan sejarahnya, terutama Kerajaan Badau di Kabupaten Belitung, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel Rakhmadi mengunjungi Museum Kerajaan Badau.   

Dalam kunjungan yang didampingi Pustakawan Madya DKPUS, Runi Alcitra Amalia, ke Museum Kerajaan Badau, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi diterima Johar Juki Keturunan ke-9 Raja Badau.

Usai disambut, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi langsung melihat-lihat peninggalan Raja Badau yang tersimpan rapi di dalam Museum tersebut.

Rakhmadi mengatakan, kunjungan ini adalah yang pertama dari tiga kunjungan yang akan dilakukan selama berada di Kabupaten Belitung.

“Ke Museum ini, kami ingin mengetahui catatan perjalanan sejarah Raja Badau. Untuk itu, kami berkomunikasi langsung dengan keturunan Raja Badau, Pak Johar Juki, yang saat ini telah berusia 87 tahun, namun kondisinya masih segar, masih enak diajak berdialog,” ungkap Rakhmadi.

Kepala DKPUS Babel mengaku banyak mendapatkan informasi tentang turunan-turunan terkait dengan Raja Badau yang ada di Kecamatan Badau.

Salah satu informasi dari turunan tersebut, dikatakannya, Raja Badau sendiri bersama turunan ke lima dimakamkan dalam area makam yang sama di daerah Ibul, sedangkan yang lainnya berada di Badau.

Kunjungan ke Museum ini, lanjut dia, dilakukan berkenaan dengan pengembangan-pengembangan naskah sejarah dalam daerah Belitung.

“Kita akan mencoba menyusun kembali melalui buku tentang kerajaan badau ini.  Kita akan lakukan pengkajian ulang. Untuk memperbanyak informasi, makanya DKPUS Babel yang membawahi perpustakaan kabupaten/kota ini, akan membuat dalam satu buku untuk meng-up kabupaten/kota yang memiliki sejarah tentang kerajaan- kerajaan beraktivitas pada zaman dahulu,” tegas Rakhmadi.

 

Berikan BIDKID ke DPK dan Kunjungi SMAN 1

Selain ke Museum Kerajaan Badau, Kepala DKPUS Babel juga menyambangi Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Belitung.

“Di DPK, kita memberikan Bibliografi Induk Daerah (BID) dan Katalog Induk Daerah (KID). Ini  adalah salah satu kegiatan dari bantuan dana dekon cetakan yang kita berikan kepada kabupaten. Minimal ini bisa menjadi perbandingan bagi mereka sendiri, selain juga sebagai referensi,” jelas Rakhmadi.

Selesai di DPK, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi melanjutkan kunjungannya ke SMAN 1 Tanjungpandan, dalam kaitan pembinaan perpustakaan.

“Kebetulan dalam kunjungan ini, pihak SMAN 1 Tanjungpandan sedang melaksanakan kegiatan Bulan Bahasa, dimana kita bisa melihat langsung aktivitas literasi mereka dalam mengembangkan cerita-cerita rakyat, atau dongeng-dongeng,” ujarnya.

SMAN 1 Tanjungpandan, saat ini, dikatakan Rakhmadi, sedang melakukan rehab gedung perpustakaan. “Provinsi dan kabupaten bersinergi, sehingga dunia perpustakaan di Babel suatu saat menjadi bagian yang tak kalah penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Mudah-mudahan motto Perpustakaan, “Literasi Mencerdaskan dan Menyejahterakan” tercapai,” harapnya.

Kepala SMAN 1 Tanjungpandan Yanti Mala mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala DKPUS Babel Rakhmadi, dan berharap dengan direhabnya gedung perpustakaan SMAN 1, bisa meningkatkan pengembangan dan layanan perpustakaan, seklaigus bisa meningkatkan akreditasi perpustakaan SMAN 1 Tanjungpandan.(rel).