TEMPILANG – Harapan sangat besar berupa bantuan buku-buku bacaan disampaikan Pimpinan dan Santri MA Madinatul Ilmi Desa Sangku, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) saat mendapatkan layanan Perpustakaan Keliling Provinsi (Perpusprov) Babel, Senin (24/10/2022).

Sampai saat ini, disebutkan Irwandi, Perpustakaan MA Madinatul Ilmi belum memiliki buku-buku bacaan yang representaif. Padahal, santri mereka senang membaca.

“Santri kami senang terhadap buku-buku bacaan. Buku yang ada di perpustakaan yang kami miliki sekarang masih sangat terbatas. Makanya kami sangat berharap adanya bantuan buku bacaan untuk santri kami,” ujar Irwandi.

Ungkapkan senada disampaikan  Siti Ayi Nurrohmah, bahwa anak-anak didik mereka haus pada buku-buku bacaan. “Semoga dengan adanya layanan gratis Perpusling Provinsi Babel ini, kehausan terhadap buku-buku bacaan ini bisa sedikit terobati,” harapnya.

Bahkan pihaknya sangat berharap, Perpusprov Provinsi bisa menyisihkan waktunya secara rutin untuk membuka layanan pusling di sekolah mereka.

Siti Ayi berterima kasih kepada Pusling Provinsi Babel yang telah hadir saat ini ke sekolah mereka. Menurutnya, sejak tiga tahun terkahir, hanya Pusling Provinsi yang menyambangi sekolah mereka.

Begitu pula dengan Amalia Rizy, Siswa MA Madinatul Ilmi menghendaki adanya bantuan dari berbagai unsur berkenaan dengan buku-buku bacaan untuk sekolah mereka. “Kami berharap ada yang peduli sama kami, terutama bantuan buku maupun sarana prasana di perpustakaan kami,” harap Amalia.  

Sementara itu, Rohayani Pustakawan DKPUS Babel yang juga Tim Pusling Provinsi menghaturkan terima kasih kepada Pimpinan MA Madinatul Ilmi yang menerima dengan terbuka kedatangan Pusling Provinsi.

Rohayani berharap, layanan Puslingprov Babel ini, mampu mendorong dan memotivasi para santri MA Madinatul Ilmi agar lebih giat lagi membaca buku guna menambah ilmu pengetahuan. “Kita tahu bahwa buku adalah jendela dunia,” terangnya.

Terkait dengan adanya harapan bantuan buku, Rohayani menyarankan MA Madinatul Ilmi berkerja sama dengan berbagai pihak untuk memenuhi sarana dan prasana perpustakaan di MA Madinatul.

Disamping itu, karena santri juga diberikan waktu untuk bisa membuka handphone, maka Rohayani berharap handphone terutama yang android juga bisa dimanfaatkan untuk membaca buku.

“Pemprov Babel melalui DKPUS kan sudah memiliki perpustakaan digital yang diberinama e-Puda Provinsi Babel. Nah, silakah dimanfaatkan perpustakaan digital tersebut,” kata Rohayani.

Kepala DKPUS Babel Rakhmadi sebelumnya telah mewanti-wanti agar layanan Puslingprov Babel ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya di daerah-daerah yang cukup jauh dari jangkauan perpustakaan daerah atau pusat informasi.

“Melalui Pusling ini kita harapkan berdampak pada meningkatnya literasi masyarakat Babel, yang berujung pada kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat Babel,” ungkapnya.