BELITUNG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rakhmadi, akan kembali melanjutkan roadshow ke Bupati-bupati baik di Pulau Bangka maupun di Belitung.

Hal itu dilakukan  guna meminta dukungan langsung Bupati dalam membangun Perpustakaan Desa (Perpusdes) di daerahnya, terutama dari sarana prasarananya.

Jadi, agenda saya ke depan dalam mengembangkan literasi perpustakaan mengejar pada titik sarana prasarana layanan gedung Perpusdesa,” ujar Rakhmadi, Kamis (31/3/2022) malam.

Skala prioritas supporting DKPUS Provinsi Babel dalam mencerdaskan lewat literasi ini, katanya, harus ada perpustakaan di desa. “Disini kita lihat pemberdayaan perpustakaan yang ada di desa kebanyakan lemah sekali. Bahkan banyak desa tidak punya perpustakaan,” ungkapnya.

“Makanya kita akan mendekati bupatinya. Artinya saya akan berbicara langsung bupatinya. Beberapa Bupati sudah kita temui seperti Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung,” tegas Rakhmadi.

Rakhmadi akan meminta porsi agar pembenahan anggaran, pemberdayaan sarana, fasilitas yang ada didukung oleh para Bupati.

Lebih jauh Rakhmadi menjelaskan, pembaharuan dan perubahan kerja untuk membangkitkan perpustakaan itu, tidak bisa lagi berada di tempat, karena kebijakan itu otonom, lebih banyak ada di daerah (kabupaten/kota).

Dengan begitu, ditegaskan Kepala DKPUS Babel, pengembangan Program Transformasi  Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial bisa berkembang sejalan dengan keinginan pusat. “Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial itu harus kita kembangkan terus menerus,” terangnya.

Pusat menginginkan pemberdayaan perpustakaan baik yang ada di sekolah tingkat SMA/SMK maupun SLB, itu pengembangannya justeru kearah inklusi sosial.

“Saat ini kita lihat perpustakaan yang ada di desa sudah mulai berkembang kearah transformasi berbasis inklusi sosial. Ini harus kita dukung, bagaimana supaya cepat perubahan itu dapat ditangkap masyarakat. Untuk itu, mau tidak mau harus ada peranan pimpinan daerah, dalam hal ini para bupatinya,” pungkasnya.