DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pangkalpinang, Agusfendi beserta tiga Kepala Bidang di DPK Pangkalpinang, mengunjungi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Kedatangan Kepala DPK Pangkalpinang beserta jajarannya Senin (14/6/2021) itu, disambut langsung Kepala DKPUS Babel Rakhmadi dan didampingi Sekretaris DKPUS Babel, Agus Affandi di ruang kerjanya.
Agusfendi mengatakan, kedatangan mereka ke DKPUS Babel bertujuan Pertama, dalam rangka audiensi dengan Kepala DKPUS Babel yang baru, dan silaraturahmi memperkenalkan diri selaku Kepala DPK Pangkalpinang, sekaligus menyampaikan program kegiatan DPK Pangkalpinang ke depan dengan Kepala DKPUS Babel.
Kemudian, bagaimana kolaborasi DPK Kota dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam hal pengelolaan arsip dan pelayanan perpustakaan.
“Harapan kami, kalau kewenangan DKPUS Babel masih ada, program hibah misalnya kami masih butuh koleksi buku-buku, itu kami bisa dibantu. Termasuk bagaimana ke depan kerja sama dua perpustakaan (Kota dan Provinsi) ini, termasuk dalam pengelolaan arsip yang baik.
Karena DPK butuh pembinaan baik LKD Provinsi ke Pemkot, termasuk pembinaan perpustakaannya.
“Bagaimanapun kami ini kan di bawah provinsi untuk melakukan pembinaan. Karena provinsi adalah kepanjangan tangan dari pemerintah pusat berkaitan dengan urusan perpustakaan maupun kearsipan,” ujarnya.
Yang lebih penting lagi, ditambahkan Agusfendi, pihaknya meminta dukungan dari DKPUS Babel, terkait usulan pengembangan Gedung Layanan Perpustakaan Kota Pangkalpinang.
“Kami sudah mengusulkan ke Perpusnas untuk pengembangan Gedung Layanan Perpustakaan Kota agar dibantu dari dana alokasi khusus (DAK). Kami berencana memperluas gedung pelayanan. Dana yang diusulkan DAK sebesar 5 miliar rupiah. Kami sudah usulkan DED nya ke Perpusnas, dengan luas kurang lebih 600 meter persegi tinggi 2 lantai,” papar Agusfendi.
Harapannya, Pemprov Babel melalui DKPUS Babel dapat membantu DPK Kota, bagaimana upaya agar Perpusnas bisa membantu perluasan gedung layanan perpustakaan itu.
“Tanah kita sudah siap. Kalau sudah ada dana kita siap bangun. Nanti gedung itu juga kalau lebih akan kita sewakan untuk café, atau warung makanan tempat cepat saji. Sebab, perpustakaan itukan sebenarnya selain tempat rekreasi juga sebagai tempat berkreasi,” jelasnya.
Apalagi sekarang, kata Agusfendi, sedang digalakkan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. “Makanya nanti di gedung itu kita akan kumpulkan komunitas-komunitas seperti pustakawan, PKK, dan lainnya,” imbuhnya.
Rakhmadi selaku Kepala DKPUS Babel menyambut hangat kunjungan Kepala DPK beserta jajarannya itu ke DKPUS Babel.
Sebagai tetangga, kata Rakhmadi, sudah seharusnya saling bersilaturahmi, koordinasi, sharing. “Saya ingin ke depan mengundang seluruh Kepala DPK Kabupaten/Kota untuk duduk satu meja untuk sharing persoalan-persoalan yang dihadapi DPK Kabupaten/Kota, termasuk menghadirkan Gubernur dalam pertemuan itu,” ungkap Rakhmadi.
Karena, kara Rakhmadi, bagaimana masyarakat Perpustakaan baik yang ada di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Babel ini, mampu menggerakkan masyarakat agar mau membaca, apa resep yang harus dilakukan.
Tentunya, menurut Rakhmadi, gedung layanan perpustakaan yang bagus menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk datang, membaca dan betah berada di perpustakaan. Apalagi kalau gedung layanan perpustakaan itu dilengkapi dengan café, warung kopi, dan lainnya.
“Kita harus buat formula baru seperti melalui ibu-ibu PKK, Ibu-ibu Pengajian, maupun kelompok-kelompok masyarakat lainnya untuk bisa mengajak masyarakat mau dan meningkatkan minat baca,” terang Rakhmadi.
Tak sekadar itu, ditambahkan Rakhmadi juga berencana mengundang anggota DPRD dari komisi terkait untuk berkunjung ke DKPUS Babel guna melihat langsung kondisi riil DKPUS Babel, sekaligus bersama-bersama mencari solusi dukungan untuk pengembangan layanan perpustakaan maupun kearsipan ke depan.
Usai audiensi, Kadis DPK beserta jajarannya menyempatkan diri meninjau ruang deposit kearsipan yang ada di Kantor DKPUS Babel.