NAMANG – Kegiatan Perpustakaan Keliling (Pusling) Provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dilakukan Tim Pusling Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) mendapat respon sangat baik dari SMAN 1 Namang, Bangka Tengah.

Bahkan Kepala SMAN 1 Namang, Jumani menyebutkan, Pusling Provinsi ini membangkitkan semangat para siswanya untuk lebih giat lagi membaca.

Hal itu, menurut Jumani, lantaran di SMAN 1 Namang masih memiliki keterbatasan koleksi atau bahan bacaan bagi siswanya.

Untuk itu, dirinya bersyukur, dan menyampaikan terima kasih serta apresiasi dengan adanya Pusling Provinsi pada Senin (19/9/2022) ini. Kegiatan ini, sangat bermanfaat, dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan khususnya bagaimana minat baca siswa.

“Kita tahu semua, literasi kita sangat miris. Karena kelemahan terbesar Indonesia bagaimana membudayakan literasi. Dengan adanya kegiatan Pusling Provinsi ini, tentunya membangikitkan semangat siswa kami. Program ini harus berkelanjutan,” tegas Jumani kepada Pustakawan Provinsi yang tergabung dalam Tim Pusling Provinsi, terdiri dari Padli, Zulkifli, Danuar dan Riyad.

SMAN 1 Namang sendiri, dikatakan Jumani, sudah memprogramkan  kegiatan-kegiatan berkaitan dengan literasi ini, terutama melaksanakan budaya baca setiap hari kamis. Selanjutnya kami ada pojok literasi tiap kelas, kerja sama dengan beberapa Lembaga atau institusi, perpusdes, perpustakaan kecamatan, dan perpusda.

Nurul Khasanah, Pengelola Perpustakaan SMAN 1 Namang mengatakan, ada beberapa Langkah Perpustakaan Sekolah untuk meningkatkan minat baca. Pertama, menyediakan fasilitas yang memadai, koleksi yang lengkap, sering nonton bareng tentang Pendidikan, sehingga siswa cinta perpustakaan.

“Dukungan pihak sekolah alhamdulillah Kepala Sekolah, Guru dan siswa luar biasa. Harapan kami selain pusling, adanya pembinaan perpustakaan dari Perpustakaan Provinsi,” harapnya.

Ahadi Nejam, Siswa SMAN 1 Namang pun menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kunjungan Pusling Provinsi ini. “Harapan saya pusling datang seminggu sekali, karena di Pusling ada tambahan bahan bacaan yang tidak ada di sekolah kami,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi mengatakan, DKPUS Babel sejak pandemic covid melandai, mulai menggencarkan layanan Pusling ke sekolah-sekolah atau daerah yang memiliki keterbatasan akses informasi.

Semoga, diharapkan dia, dengan Langkah ini, indeks literasi Provinsi Babel akan mengalami peningkatan. Sebab, sampai saat ini indek literasi Babel masih kecil.