SEMARANG – Guna mengetahui sejarah perkembangan Islam di Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kepala DKPUS Bangka Belitung (Babel), Rakhmadi didampingi Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno, Mirdayati, Subkor Pelestarian Naskah Kuno, dan sejumlah Pustakawan DKPUS Babel, mengunjungi Museum Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang berada di Kota Semarang.

Dalam kunjungan ke Museum MAJT pada Kamis (7/12/2023), yang menjadi baguian dari rangkaian studi komparatif DKPUS Babel itu, tim Kepala DKPUS Babel dipandu langsung Bagas, Petugas Museum MAJT, dan Budi Pustakawan Dinas Arpus Provinsi Jawa Tengah.  

Di Museum Masjid Agung Jawa Tengah yang berada di lantai dua Menara Asmaul Husna Masjid Agung Jawa Tengah, Kepala DKPUS Babel bersama tim DKPUS di bawa menyusuri peninggalan perkembangan islam di Jawa Tengah.

Tim DKPUS Babel diperlihatkan dengan benda-benda berupa benda seperti peci, kain sarung, jas ulama besar di Jawa Tengah (Gusmus), keris berasal dari Purbalingga yang diyakini pernah digunakan oleh salah seorang Prajurit Diponegoro waktu berjuang di Purbalingga.

Selanjutnya, Kepala DKPUS bersama tim diperlihatkan dan dijelaskan foto-foto para Kiayi Pendiri Pondok Pesantren di Jawa Tengah, Naskah Kuno bertuliskan arab jawa (Manustrip), Kitab Jauharotut Tauhid, dan beragam peninggalan perkembangan islam lainnya di Jawa Tengah.

Bagas Petugas Museum MAGT juga menyebutkan, Museum Masjid Agung Jawa Tengah yang berada di Menara Asmaul Husna yang memiliki ketinggian Menara 99 meter tersebut, diresmikan oleh Mendagri M. Mardianto pada Tahun 2007 silam, tepatnya di era Presiden SBY.    

Disamping itu Bagas juga menceritakan sekilas sejarah berdirinya Masjid Agung Jawa Tengah.

Ada hal sangat menarik dan mengejutkan, dalam penyusuran di ruang Museum Masjid Agung Jawa Tengah tersebut, Kepala DKPUS Rakhmadi menemukan foto arsip Masjid Wali Balitung.  

Melihat foto arsip Masjid Balitung yang berada di Dusun Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Kepala DKPUS Rakhmadi mengaku sangat senang dan bersyukur.

“Saya sudah mengetahui cerita adanya Masjid Wali Balitung ini sejak beberapa waktu lalu, keberadaannya di Jawa Tengah ini,” ujar Rakhmadi disela melihat foto arsip Masjid Balitung.

Disebutkan Rakhmadi, Masjid Balitung ini dibangun Sunan Bonang yang merupakan Murid dari Syekh Abdul Rahman Gunung Tajam, Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Jika memungkin ada kesempatan dan anggaran di lain waktu, diharapkannya DKPUS Babel bisa menelusuri langsung keberadaan Masjid Balitung yang saat ini masih berdiri di Rembang.