DKPUSBABEL, JAKARTA – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama rombongan DPRD Babel Kamis (24/6/2021) siang, mengunjungi Kantor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai upaya dari Kepala DKPUS Babel Rakhmadi bersama DPRD Babel untuk mendorong bantuan Perpusnas untuk Perpustakaan Babel segera cair.
Kedatangan Kadis DKPUS Babel bersama rombongan DPRD Babel yang terdiri dari Amri Cahyadi Wakil ketua DPRD Babel, Helyana Ketua Komisi 1 DPRD, diterima Deputi 2 Perpusnas RI Nurcahyo, Nurhadi Pengatur dan perencana bantuan DAK Perpusnas, Dedi Pengembangan Koleksi Cetak Literasi Masyarakat, dan Upriadi Pengelolaan dan Perencana Pengembangan Perpustakaan Bantuan ke Daerah.
Rakhmadi menyebutkan, bantuan dari Perpusnas itu, antara lain: Pertama, Bantuan DAK untuk pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Provinsi Babel tahun 2022 sebesar 15 miliar rupiah.
Kedua Bantuan Perabot dan TIK senilai 800 juta rupiah dan koleksi bahan bacaan sebesar 200 juta rupiah; 3) Bantuan POCADI 2021 untuk Provinsi Babel sebanyak 3 paket diberikan kepada Provinsi Babel, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Belitung Timur. Ketiga, persiapan untuk peresmian Gedung Layanan Perpustakaan di Kabupaten Bangka Barat.
“Harapan saya dengan kunjungan kerja bersama DPRD Babel ke Perpusnas RI ini, mudah-mudahan bantuan-bantuan itu segera meluncur (turun) ke Babel,” harapnya.
Yang pasti, ditegaskannya, pada tahun 2022 mendatang dari Perpusnas RI siap membantu. “Makanya kita ajak wakil rakyat kita sebagai bentuk support terhadap Pengembangan Perpustakaan Babel ke depan,” ujar Rakhmadi.
“Dengan adanya bantuan ini, harapan saya kemajuan pengetahuan masyarakat kita di Babel akan lebih maju. Dalam kita menerima informasi tentu akan berefek pada kehidupan masyarakat, terutama dari kreativitas mereka dalam membangunan ekonomi lokal dan memanfaatkan hasil-hasil yang ada didaerah yang kita pahami bahwa daerah Babel sumber daya alamnya kalau dikelola dengan kecerdasan pengetahuan melalui membaca dan banyak melihat literasi yang ada, akan membantu luar biasa terhadap perubahan. Yang pasti membaca membuat sejahtera,” tegas Kadis DKPUS Babel.