BELITUNG TIMUR – Puasa ramadan tak menjadi halangan bagi Tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi (Perpusprov) Kepulauan Bangka Belitung untuk melakukan pembinaan perpustakaan sekolah.
Pada Rabu (27/3/2024), pembinaan Perpusprov Babel menyasar SMAN 1 Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
Pembinaan perpustakaan SMAN 1 Simpang Pesak yang melibatkan sejumlah Pustakawan DKPUS Provinsi Babel itu, dipimpin langsung Kepala DKPUS Babel Rakhmadi.
Kedatangan Kepala DKPUS Rakhmadi bersama Tim Pembinaan, disambut langsung Kepala SMAN 1 Simpang Pesak, Kemas Akhiriyan, Cabdin Wilayah 5 diwakili Kasi SMA/PK, Deska Anandya Putra Ghani, Pengelola Perpustakaan SMAN 1 Simpang Pesak.
Kepala DKPUS Babel Rakhmadi dalam arahan pengantarnya mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Kepala SMAN 1 Simpang Pesak beserta jajarannya, terhadap dirinya dan tim.
Dijelaskan, bahwa kedatangan mereka kali ini, tiada lain adalah untuk memberikan pembinaan terhadap perpustakaan SMAN 1 Simpang Pesak.
Pembinaan itu sendiri dilakukan, untuk mewujudkan sistem perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan mewujudkan mutu perpustakaan yang standar sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Oleh karena itu, kata Rakhmadi, kalau sekolah punya anggaran, agar sekolah mendukung perpustakaannya dengan buku-buku non pembelajaran. Karena, setiap ganti kurikulum, buku itu jadi buku “Pensiunan”.
Di perpustakaan sekolah itu, misalnya ada buku karya-karya lain. Harus dipikirkan. “Kalau ingin memperbaiki perpustakaan, kondisi dasarnya harus dipikirkan, yaitu buku. Karena yang nama perpustakaan, disitulah tempat orang berpikir, membaca, menulis. Sementara di sekolah,” ujar Rakhmadi.
Jadi, sesuai dengan UU tentang Perpustakaan, dipaparkan Kepala DKPUS Babel Rakhmadi, maka SMAN 1 Simpang Pesak harus bisa menjadikan perpustakaan sekolah juga sebagai sebagai salah satu tempat riset para siswa yang bersifat sederhana.
Disamping itu, jadikan pula perpustakaan sekolah ini sebagai tempat pembelajaran, pelestarian karya-karya anak-anak, dan sebagai tempat komunikasi dan informasi, serta ruang rekreasi.
“Jangan jadikan perpustakaan sekolah sepi, tidak menarik orang untuk datang, dan orang datang tidak betah,” saran Rakhmadi.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Simpang Pesak mengaku senang dan tersanjung, bahkan berterima kasih, karena menjadi tujuan pembinaan perpustakaan sekolah dari Perpusprov Babel.
Usai penyambutan dan pengarahan dari Kepala DKPUS Babel Rakhmadi, Tim Pembinaan Perpustakaan langsung melihat kondisi perpustakaan, mulai dari sarana prasarana, buku-buku non pembelajaran, hingga SDM pengelolanya, dan diakhiri dengan pembinaan, apa saja yang harus dilengkapi oleh Perpustakaan SMAN 1 Simpang Pesak supaya bisa standar.