PANGKALPINANG – Kabar gembira bagi Dinas Perpustakaan di daerah, terutama yang ada di Bangka Belitung (Babel). Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) akan memperhatikan bantuan anggaran untuk bidang naskah kuno yang berada di Dinas Perpustakaan daerah, termasuk Babel.
Keterangan ini disampaikan Sekretaris Utama Perpusnas RI, Joko Santoso saat menjadi narasumber dalam Kegiatan Rakor Perencanaan dan Sinkronisasi Renja Tahun 2025 bersama Perangkat Daerah lingkup Pemprov Babel dan DKPUS Kabupaten/Kota se-Babel, di Ruang Pertemuan Gedung Layanan Perpustakaan (GLP) Babel, Senin (22/4/2024).
Melalui zoom meeting, Joko mengakui bahwa selama ini, daerah-daerah di Indonesia belum mendapatkan perhatian berkenaan dengan bidang naskah kuno ini.
Selain naskah kuno, ke depan, Perpusnas RI juga akan mendorong akreditasi perpustakaan sekolah.
Katanya, akreditasi Perpustakaan Sekolah akan menjadi fokus Perpusnas, untuk tahun 2025-2029, guna mengatasi masalah kemiskinan dan kebodohan.
Disamping adanya support dari Perpusnas, Joko juga menyarankan daerah melakukan kerja sama dengan stakeholder dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Kita Perpusnas RI akan bekerja sama dengan Perpustakaan Provinsi melalui berbagai kegiatan. Begitu pula bidang naskah kuno, bantuan APBN juga akan kita perhatikan,” tegasnya.
Khususnya untuk menggenjot akreditasi perpustakaan, Perpusnas RI akan melatih sebanyak 1000 asesor. “Harapan kami akan banyak asesor didaerah, untuk mendorong jumlah akreditasi perpustakaan di daerah,” tambahnya.
Untuk pelatihan asesor ini, selain menggandeng dinas perpustakaan daerah, juga akan melibatkan dinas Pendidikan.
Sementara Mirdayati, Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno DKPUS Babel dalam kesempatan itu sangat berharap Sekretaris Utama Perpusnas RI Joko Santoso, bisa membantu mensupport agar tahun depan Perpusnas dapat membantu bidang Koleksi Naskah kuno di daerah.