PANGKALPINANG – Penjabat Gubernur (Pj) Babel Suganda Pandapotan Pasaribu, diwakili Kepala DKPUS Babel, Rakhmadi membuka Workshop Pegiat Literasi Daerah Tahun 2023.
Kegiatan yang berlangsung di Swiss Bell Hotel, Pangkalpinang Senin (24/7/2023) itu, diikuti 115 peserta terdiri dari Kepala DKPUS Kabupaten/Kota se-Babel, Bunda Literasi Kabupaten/Kota se-Babel, Duta Baca Provinsi Babel, dan Pegiat Literasi di Babel.
Pj Gubernur Suganda dalam sambutannya disampaikan Kepala DKPUS Babel mengatakan, salah satu tujuan pembinaan minat baca adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang berkualitas sebagai piranti pembangunan nasional menuju masyarakat madani (civil society).
Tujuan tersebut, seiring dengan semangat dilahirkannya perpustakaan sebagai sarana bagi masyarakat untuk menggali ragam informasi salah satunya dengan cara membaca.
“Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan, Pasal 48 mengisyaratkan bahwa pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat,” kutipnya.
Hal tersebut memberi tanda bahwa lahirnya budaya membaca merupakan tanggung jawab semua pihak mulai dari diri pribadi, orang tua (keluarga), lingkungan masyarakat (peran LSM, komunitas, organisasi, pemuka masyarakat) dan lembaga pendidikan.
“Lingkungan masyarakat yang merupakan bagian dari komponen lahirnya budaya baca, memberi tanda pada kita bahwa komponen ini tak harus diabaikan, karena memiliki peran dalam mendukung lahirnya budaya membaca,” ungkapnya.
Kebiasaan membaca, disampaikan Kepala DKPUS Babel, merupakan ketrampilan yang diperoleh setelah seseorang dilahirkan, bukan ketrampilan bawaan. Kebiasaan membaca dapat dikembangkan dan dibina melalui kegiatan belajar mengajar. Tetapi perlu diingat juga bahwa kebiasaan membaca tidak hanya ditentukan oleh keinginan dan sikap seseorang, tetapi juga ditentukan oleh ketersediaan dan kemudahan untuk memperoleh berbagai bahan bacaan,” jelasnya.
Upaya peningkatan literasi dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, ditambahkannya, membutuhkan kerjasama dan sinergi dengan banyak pihak, salah satunya komunitas dan pegiat literasi. “Untuk itu, dibutuhkan strategi dalam mencapai tujuan tersebut yakni mendorong pemanfaatan perpustakaan,” sambung dia.
“Melalui Workshop Pegiat Literasi Daerah ini, diharapkan dapat memberikan pembekalan bagi pegiat literasi agar dapat berinovasi, mengembangkan ide kreatif dan gagasannya, menyusun dan melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan kondisi dan karakteristik daerah,” harapnya.
Selain itu, diharapkan pula dapat meningkatkan kapasitas pegiat literasi daerah dalam melakukan pendampingan pembudayaan kegemaran membaca dan literasi di masyarakat.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Kegiatan Worshop Pegiat Literasi Daerah 2023 Abu Hapas menyebutkan, hasil yang diharapkan dari kegiatan ini diantaranya meningkatkan kualitas, pengetahuan dan keterampilan para pegiat literasi daerah dalam pembudayaan kegemaran membaca.
Selanjutnya, melalui workshop ini juga dapat memperkuat komitmen semua pihak untuk terus mendukung dan melaksanakan program pembudayaan kegemaran membaca.
“Harapan hasil yang diharapkan berikutnya, yaitu terwujudnya wadah komunikasi dan sharing antar pegiat literasi daerah. Terakhir, terwujudnya koordinasi, sinkronisasi dan praktek baik pembudayaan kegemaran membaca, literasi oleh Bunda Literasi dan pegiat literasi serta sinkronisasi rencana aksi perpustakaan nasional RI, Dinas Perpustakaan Provinsi dan Kabupaten/Kota,” terang Abu.
Dalam Workshop Pegiatan Literasi Dearah tahun ini, DKPUS Babel menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Plt Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas RI, Dewi Kartikasari.
Narasumber kedua, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi. Ketiga, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Babel Asyraf Suryadin. Keempat, Kepala DKPUS Pangkalpinang Eti Fahriaty. Kelima, Dekan FE UBB Devi Faleriani. Keenam, TP PKK Babel Hasuna Erianti. Ketujuh, Pustakawan DKPUS Babel Runi Alcitra Amalia.