PANGKALPINANANG – Seiring melandainya kasus Pandemi Covid-19 di tanah air, termasuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), membuat puluhan Siswa dari SMPN 4 Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Babel, mengunjungi Perpustakaan Provinsi (Perpusprov) Babel.
Kedatangan para siswa kelas IX ke Perpusprov yang berada di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkalpinang, Rabu (25/5/2022) siang tersebut, disambut Kepala DKPUS Babel Rakhmadi diwakili Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DKPUS Babel, Abu Hapas beserta jajarannya.
Wakil Kepala SMPN 4 Mentok Rosihan yang turut mendampingi puluhan siswa itu mengatakan, kunjungan ke Perpusprov Babel ini adalah salah satu lokasi tujuan dalam study tour edukasi SMPN 4 Mentok.
“Anak-anak kami belum tahu dimana letak Perpusprov Babel. Jadi, momen study tour edukasi ini, juga kami manfaatkan untuk mengunjungi Perpusprov Babel,” kata Rosihan.
Pihak SMPN 4, ditambahkan Rosihan, ingin mengenalkan para siswa kelas IX berkenaan dengan Perpustakaan dan unsur-unsur yang ada di dalamnya. Karena diakuinya, sampai saat ini, minat baca masyarakat termasuk siswa masih rendah.
Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DKPUS Babel Abu Hapas mengaku senang sembari mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pihak SMPN 4 Mentok.
“Kami berharap ini merupakan kunjungan pertama, dan masih ada kunjungan lanjutan. Setelah balik dari kunjungan ini, silakan sampaikan ke sekolah-sekolah lain di Mentok, sehingga mereka juga bisa berkunjung ke Perpusprov,” ujar Abu.
Dalam kesempatan sama Abu Hapas juga menjelaskan apa itu Pustakawan, menjawab salah satu pertanyaan siswa SMPN 4 Mentok.
“Pustakawan adalah sebutan untuk orang-orang yang punya kompetensi dari pendidikan atau pelatihan kepustakawanan. Seorang pustakawan diberi tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pengelolaan dan pelayanan perpustakaan,” papar Abu.
Pustakawan, ditambahkan Abu, bertanggung jawab atas pengelolaan koleksi perpustakaan, baik buku, jurnal, majalah, buletin, maupun dokumen lainnya seperti CD dan DVD.
Selain itu, Pustakawan juga bertindak sebagai ahli referensi yang memberikan saran dalam mencari data dan informasi sesuai dengan yang dikonsultasikan pengunjung perpustakaan (Pemustaka).
Usai berdialog, para siswa menyempatkan diri membaca dan berkeliling ruangan Perpusprov Babel.