PANGKALPINANG – Belakangan ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tengah gencar-gencarnya melakukan berbagai hal guna percepatan penurunan stunting di Babel.
Untuk mendukung perwujudan penurunan angka stunting tersebut, Kepala DKPUS Babel, Rakhmadi meminta seluruh Pegawai DKPUS baik PNS maupun PHL untuk membantu mensosialisasikan persoalan stunting ke warga yang ada di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kepada Ibu Bapak pegawai, terutama kaum Ibu, tolong bantu sosialisasikan, mengenai stunting kepada Ibu-ibu tetangga. Bantu jelaskan ap aitu stunting, bagaimana cara mengatasinya,” ujar Kepala DKPUS Rakhmadi, Kamis (2/11/2023).
Pj Gubernur Babel, kata Kepala DKPUS Babel juga telah memerintahkan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Pagawai di lingkup Pemprov Babel agar mendukung percepatan penurunan angka stunting di Babel.
Kepala DKPUS Rakhmadi juga mengingatkan, sebagai aparatur pemerintah, Pegawai DKPUS turut mensosialisasikan stunting ke keluarga, saudara. “Jangan sampai keluarga kita sebagai pegawai pemerintah ada yang anaknya yang kena stunting,” ungkap Rakhmadi.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala BKKBN Provinsi Babel, Muhammad Irzal dalam keterangannya kepada antara, Rabu (1/11/2023) malam, mengatakan, prevalansi stunting di Babel masih dibawah angka nasional, atau sebesar 18,5%. Artinya, angka stunting tidak berada pada zona merah dan masih baik.