PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Novrial beserta jajarannya, Rabu (30/11/2022) menyambangi Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Kunjungan rombongan DKP Sumbar itu, dalam rangka bersilaturahmi, sharing informasi sekaligus rangkaian napak tilas perjuangan Bung Hatta dalam pengasingannya di Muntok, Kabupaten Bangka Barat.
Demikian diungkapkan Kepala DKP Sumbar saat diterima Kepala DKPUS Babel Rakhmadi beserta Pejabat Administrator DKPUS Babel.
“Saya senang disambut baik oleh kawan-kawan DKPUS Babel. Ada banyak hal yang kita lihat, kita kaji, dan kita sepakati. Pertama, tentang kami mengunjungi Muntok untuk melihat napak tilas perjuangan bung Hatta dalam pengasingan di Menumbing. Yang kami dapatkan ternyata Provinsi Babel punya sejarah yang lebih hebat dari kami, dalam mengakomodasi perjuangan nasional zaman dulu,” sebut Novrial.
Pihaknya melihat ada kemungkinan dan ada kesempatan untuk melakukan kerja sama penelusuran arsip dan naskah kuno antara Sumbar dengan Babel.
“Kami punya mimpi Sumbar dan Babel menjadi inisiator kerja sama penelusuran arsip yang mungkin bagi provinsi yang dulunya pernah menjadi tempat sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Selain itu, Kepala DKP Sumbar Novrial melihat Provinsi Babel sebagai sebuah provinsi yang tingkat perekonomiannya jauh lebih maju semenjak resmi menjadi provinsi sejak 22 tahun lalu.
“Kami sedang meneliti ada tidak pengaruh literasi dan kesusastraan dalam perekonomian Babel, contohnya karya sastra Laskar Pelangi. Tanpa kita sadari karya sastra dapat meningkatkan popularitas Babel, kunjungan orang dan lainnya,” terang Novrial.
Banyak orang bilang, dijelaskan Novrial, penggerak ekonomi itu dari pertanian dan segala macam, padahal karya sastra lah salah satu punya dorong untuk membangikitkan perekonomian, seperti di Babel melalui Laskar Pelangi.
Sementara itu, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi berterima kasih kepada Kepala DKPUS Sumbar beserta rombongan yang sudah berkunjung ke DKPUS Babel, dalam kaitannya bencmarking sejarah yang ada di Muntok.
Apa yang dilakukan DKP Sumbar ini sama persis dengan tugas DKPUS Babel, betapa pentingnya menelusuri peristiwa yang berkaitan dengan sejarah secara nasional.
“Saya yakin DKP Sumbar sudah banyak mendapatkan dokumen-dokumen penting sesuai yang diinginkan. Jadi, kita sangat merespon kegiatan-kegiatan antar provinsi yang ingin berkolaborasi dalam menggali kegiatan informasi arsip maupun naskah kuno seperti ini,” ungkap Rakhmadi.
Berkenaan dengan arsip sejarah ini, Rakhmadi berharap Bangka Barat didalam sisi arsipnya, dan juga dalam menesuri serta menginformasikan tentang naskah kuno yang ada di sana, karena keberadaan fisiknya masih lengkap, ada inisiatif untuk melaksanakan even tentang arsip dan naskah kuno. Sebab, kebanyakan daerah kita ini masih belum dipahami orang.
“Kita setuju adanya even, misalnya untuk memperingati hari tokoh nasional dalam rangka persiapan kemerdekaan RI,” tutup Rakhmadi.