PANGKALPINANG – Tim Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan (Setjen Kemenhan) RI menyanjung kondisi Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dibawah pengelolaan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel.

“Perpustakaan Provinsi Babel ini cukup bersih, terawat. Padahal menempati gedung lama dan cagar budaya. Begipula dengan depo arsipnya,” kata Kabag Perancangan dan Harmonisasi I Biro Peraturan Perundang-undangan Setjen Kemenhan RI, Yuniar disela meninjau ruang layanan Perpustakaan Provinsi Babel, di Gedung DKPUS Babel Kamis (13/10/2022).

Tak sekadar itu, Yuniar mengapresiasi Perpustakaan Provinsi Babel dengan kondisi yang masih sederhana saat ini, termasuk usia provinsi yang masih tergolong muda, namun sudah banyak pengunjung.

“Sebagaimana data yang disampaikan DKPUS Provinsi Babel bahwa pengunjung yang datang ke Perpustakaan Provinsi Babel ini cukup banyak,” kata Yuniar.

Bahkan Ketua Tim Setjen Kemenhan tersebut turut mengapresiasi Perpustakaan Nasional yang telah membantu pembangunan gedung layanan Perpustakaan Provinsi.   

“Ada perhatian dari perpusnas berkenaan dengan pembangunan gedung baru perpustakaan provinsi ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Memang, ditegaskannya, perpustakaan di masing-masing provinsi itu penting, untuk peningkatan pengetahuan masyarakatnya. “Dengan adanya pembangunan gedung layanan yang baru, maka ketersediaan informasi terhadap masyarakat akan semakin besar,” ungkap Yuniar.

Hanya saja untuk depo arsip Yuniar menyarankan ke depan adanya Gedung Depo dan Ruang Kerja sendiri, tidak bergabung dalam satu gedung dengan perpustakaan.

 

Serahkan Satu Buku ke Perpustakaan

Kedatangan Tim Setjen Kemenhan RI ke DKPUS Provinsi Babel yang diterima Kepala DKPUS Babel Rakhmadi diwakili Sekretaris DKPUS Babel didampingi Kabid  Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan, Abu Hapas, Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno DKPUS Babel Mirdayati, selain berdialog, meninjau Perpustakaan dan Depo Arsip,  juga menyumbangkan satu buah buku tentang Kemenhan RI.

“Buku yang kami serahkan kepada Perpustakaan Provinsi Babel ini, buku yang kami buat semasa Wamenhan masa jabatan tahun 2016,” ujar Yuniar.  

Jadi, disebutkannya, ada 198 orang yang menulis dalam buku tersebut. “Melalui buku yang kami serahkan ini, kami berharap masyarakat Babel bisa mengenali Kemenhan yang didalamnya terdiri dari PNS dan TNI.

 

Sambut Baik Kunjungan Setjen Kemenhan

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel diwakili Sekretaris DKPUS Yopi Wijaya menyambut baik kunjungan Tim Setjen Kemenhan RI ini.

Kepada Tim Setjen Kemenhan, sebelum mendampingi Tim Setjen Kemenhan meninjau ruang perpustakaan dan depo arsip, Yopi mengatakan saat ini Perpustakaan dan Depo Arsip Pemprov Babel tergabung dalam DKPUS Babel, dan menempati gedung cagar budaya.

DKPUS Babel saat ini memiliki belasan tenaga fungsional pustakawan, dan belasan tenaga fungsional arsiparis.

Hanya saja, kata dia, sampai saat ini jumlah koleksi buku yang ada di perpustakaan provinsi masih kurang. Kendati masih berkisar belasan ribu, namun pengunjung yang datang tiap tahunnya cukup banyak.

Begitu pula dengan gedung layanan perpustakaan, saat ini sedang dilakukan pembangunan. Jika tak ada hambatan, tahun depan perpustakaan provinsi akan menempati gedung layanan yang baru  di Komplek Perkantoran Terpadu Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.