BANDUNG – Dalam upaya mengembangkan Perpustakaan Provinsi (Perpusprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel mempelajari tata kelola dan pengembangan Perpustakaan Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Kegiatan yang dikemas melalui studi komparatif bidang perpustakaan, dan di pimpin Kepala DKPUS Babel, Rakhmadi itu, diikuti Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DKPUS Babel, Abu Hapas, Subkkoordinator Bidang Perpustakaan, Kasubbag Umum, sejumlah Pustakawan dan Tim DKPUS Babel lainnya.

Kedatangan kunjungan Kepala DKPUS Babel beserta rombongan, pada Jumat (13/10/2023), diterima langsung Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, dan didampingi sejumlah Kabid Bidang Perpustakaan, Pejabat Fungsional Utama, Fungsional Madya, dan Pelaksana Dispusipda Jabar di Ruang Pertemuan Kantor Dispusip Jabar.

Kepala DKPUS Babel, Rakhmadi dihadapan Kepala Dispusipda Jabar, sejumlah Pejabat Administrator, sejumlah Pejabat Fungsional Dispusip Jabar menjelaskan bahwa kunjungan dirinya bersama tim DKPUS Babel, adalah untuk mempelajari sejumlah hal berkaitan dengan bidang perpustakaan Jawa Barat.

“Menurut informasi, Provinsi Jawa Barat telah mengalami banyak kemajuan dalam tata Kelola bidang perpustakaannya. Kami ingin membuka wawasan kami di sini. Karena Perpustakaan Provinsi Babel saat ini masih butuh pembelajaran bagaimana mengembangkan perpustakaan ke depan,” ujarnya.   

Babel yang baru berusia 23 tahun di tahun 2023 ini, ingin belajar lebih banyak dengan daerah lain yang sudah maju, bagaimana menata gedung layanan perpustakaan (GLP) Babel, satu diantaranya dengan Perpustakaan Daerah Jabar.

“Kalau ada dokumen-dokumen atau informasi apa saja yang bisa kami bawa pulang, tolong dibantu. Sebab, GLP Babel bantuan dari dana DAK Perpusnas RI membutuhkan penataan yang lebih,” harap Rakhmadi.

Kendati masih banyak kekurangan, namun menurut Rakhmadi, kondisi Perpustakaan Provinsi Babel saat ini, telah mengalami banyak perubahan, dan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Rakhmadi tak lupa menyampaikan terima kasih atas sambutan Kepala Dispusipda Jabar beserta jajarannya, terhadap dirinya dan tim DKPUS Babel.

Sementara itu Kepala Dispusipda Jabar Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka menyampaikan selamat datang dan berterima kasih kepada Kepala DKPUS Babel yang telah berkunjung ke Perpustakaan Jawa Barat.

Kepada Kepala DKPUS Babel dan rombongan, Hj I Gusti Agung memaparkan sejumlah program kegiatan dan strategi yang dilakukan oleh Dispusipda Jabar dalam pengembangan tata kelola Perpustakaan Jabar.

Salah satu yang dilakukan oleh Dispusip Jabar adalah dengan membuat inovasi berupa layanan perpustakaan digital.

“Untuk meningkatkan minat dan gemar membaca, dispusipda Jabar membuat yang yang namanya E-library CANDIL, saat ini baru berupa aplikasi yang memuat buku digital, pojok baca digital, electronic public library card and acces,” ungkap Kepala Dispusipda Jabar.

Khusus electronic public library card and acces atau biasa dikenal dengan EPLICA, dijelaskan I Gusti Agung, merupakan program keanggotaan secara online yang dijalan dispusipda Jabar.

Dengan EPLICA, Masyarakat dapat melakukan penelusuran koleksi perpustakaan, peminjaman dan pengembalian buku, pengajuan kunjungan wisata literasi, pengajuan kunjungan wisata kearsipan. “EPLICA membantu meningkatkan gemar membaca Masyarakat, karena Masyarakat tidak harus datang ke Perpustakaan Daerah,” kata dia.

I Gusti Agung juga menyebutkan, dengan sejumlah strategi yang dilakukan, saat ini pengunjung perpustakaan Jabar mengalami peningkatan signifikan. “Dengan kondisi sekarang, mau tidak mau kita harus melakukan inovasi digitalisasi layanan perpustakaan,” tandasnya.

Satu gebrakan lagi yang dilakukan oleh dispusipda Jabar untuk menambah koleksi buku dan minat baca, yaitu mewajibkan PNS terutama Pejabat Eselon untuk mewakafkan sejumlah buku ke perpustakaan jabar, sekaligus layanan membaca buku bagi PNS di perangkat daerah Provinsi Jabar.