MANGGAR - Setelah ke sejumlah Perpustakaan Sekolah di Pulau Bangka, Tim Juri Lomba Perpustakaan Sekolah Terbaik tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di pimpin oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel, Rakhmadi melanjutkan visitasi ke Perpustakaan Garumedang SMA Negeri 1 Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim).
Visitasi ke SMA Negeri 1 Manggar ini merupakan visitasi ke delapan dan terakhir oleh tim juri dalam melakukan penilaian secara langsung untuk mengecek bukti fisik yang ada di perpustakaan sekolah tersebut serta memeriksa kebenaran portofolio yang telah disampaikan kepada tim juri.
Demikian penjelasan Kepala DKPUS Babel dihadapan Kepala SMA Negeri 1 Manggar dan jajarannya, Kamis (4/5/2023).
Lebih lanjut dikatakan Kepala DKPUS, dengan visitasi, tim juri saat melakukan penilaian terhadap komponen atau instrumen yang berjumlah 9 komponen tersebut tidak terjadi kesalahan.
Rakhmadi, lebih jauh menjelaskan, dulu image orang perpustakaan itu setumpukan buku yang tersusun rapi di rak, dan yang membaca pun tidak banyak. Tapi sekarang pemerintah telah merubah konsep perpustakaan yang jadul ke konsep milineal.
Dirinya mengapresiasi prestasi SMA Negeri 1 Manggar yang mendapatkan prestasi dan penghargaan level nasional. Perpustakaan saat ini secara bertahap mengalami perubahan terutama terhadap perpustakaan sekolah.
“Kalau dulu komponen lomba perpustakaan sekolah hanya 6 sekarang sudah menjadi 9 komponen. Adapun komponen lomba yang ditambahkan yaitu komponen implikasi perpustakaan sekolah terhadap program pembelajaran seperti implikasi penguatan karakter Pancasila, implikasi terhadap program ekstrakurikuler,” paparnya.
Fungsi perpustakaan, ulas Rakhmadi, yaitu sebagai fungsi pendidikan, pelestarian, informasi dan komunikasi, rekreasi seerta penelitian. Kegiatan perpustakaan sekolah harus dikolaborasi dengan guru dan pengelola perpustakaan.
“Fungsi penelitian harus mendapatkan perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas intelektual siswa. Dari fungsi penelitian sederhana yang dilakukan oleh para siswa ini lah diharapkan akan melahirkan ilmuwan yang bisa bersaing di tingkat global,” ujar dia.
Rakhmadi menekankan perpustakaan sekolah bukan hanya milik para guru dan siswa tetapi adalah milik semua komponen bangsa. Oleh sebab itu pengembangan perpustakaan sekolah harus dikelola secara baik dan bertahap untuk mengolaborasikan perpustakaan yang bertranformasi ke perpustakaan berbasis inklusi sosial yang merangkul masyarakat sekitar sekolah.
Kembali ditekankan Kepala DKPUS Babel, agar selalu mengampanyekan ke masyarakat soal salam literasi saat masuk perpustakaan. Kesempatan visitasi itu, turut dimanfaatkan Kepala DKPUS Babel melihat stand hasil produk karya siswa sekolah setempat.
Merasa Terhormat
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Manggar Sabarudin merasa terhormat telah menjadi perwakilan Beltim. “Kami merasa terhormat dan bangga bisa menjadi perwakilan kabupaten Belitung Timur di ajang pemilihan perpustakaan terbaik se-Provinsi Babel. Banyak pengetahun dan pengalaman serta informasi berharga yang kami dapat dari tim visitasi lomba DKPUS Babel,” kata Sabarudin Kepala SMA 1 MANGGAR.
Kesempatan ini, menurutnya, akan dijadikan sebagai pemicu dan motivasi untuk terus berbenah, berubah untuk mewujudkan perpustakaan yang nyaman serta handal kedepannya.
“Spirit laskar Pelangi, kami ingin wujudkan literasi bukan hanya untuk kecerdasan, tetapi juga literasi untuk kesejahteraan dengan sinergitas perpustakaan,” imbuhnya.