Primary tabs

Tingkatkan Pengelolaan Kearsipan, DPRD Bangka Tengah Minta Masukan Kepala DKPUS Babel

DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Lagi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kedatangan tamu. Kali ini wakil rakyat Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

Kedatangan Wakil Ketua 1 DPRD Bangka Tengah itu, diterima Kepala DKPUS Babel Rakhmadi di ruang kerjanya, Senin (27/9/2021), dan didampingi Kabid Pengelolaan Arsip Daerah Provinsi Megawati Suroso beserta para Kasi di Bidang Pengelolaan Arsip Daerah Provinsi.

Batianus Wakil Ketua 1 DPRD Bangka Tengah dihadapan Rakhmadi Kepala DKPUS Babel mengatakan, kunjungannya bersama Tim Sekretariat DPRD Bangka Tengah di DKPUS Babel berkenaan dengan penataan dan pengelolaan kearsipan di Bangka Tengah.

Selama ini, diungkapkannya, dalam kearsipan masih belum optimal. Mereka merasakan masih belum inovasi-inovasi bearti terkait bidang kearsipan ini.

Padahal, menurut Batianus, DPRD Bangka Tengah terutama Badan Anggaran siap mendukung penganggaran apabila ada ajuan inovasi dalam hal bidang kearsipan yang akan diusulkan dinas terkait.

Disebutkan Batianus, di dinas yang menangani kearsipan, setiap tahun kegiatannya hanya itu-itu saja yang dilakukan.

Selain meminta saran dan masukan bidang kearsipan, Wakil Ketua DPRD Bangka Tengah itu juga meminta saran kepada Kepala DKPUS Babel bagaimana caranya untuk mendorong peningkatan minat baca anak-anak di Bangka Tengah.

Sebab, berdasarkan penilaian mereka, sampai saat ini, minat baca anak-anak di Bangka Tengah masih rendah.

Pihaknya juga telah mendorong kepada dinas terkait agar pelayanan perpustakaan bisa menjangkau seluruh desa yang ada di Bangka Tengah.

Rakhmadi menyambut baik kunjungan Wakil Ketua DPRD Bateng beserta tim ke DKPUS Babel. Kepada rombongan DPRD Bateng Rakhmadi mengatakan bahwa Ia baru dilantik menjabat Kepala DKPUS Babel pada bulan Juni 2021 lalu.

Kendati masih baru tiga bulan lebih menjabat, namun Ia telah memetakan sejumlah hal baik yang berkenaan dengan bidang kearsipan maupun bidang perpustakaan.

Dijelaskan Rakhmadi, untuk meningkatkan pengelolaan terhadap kearsipan ini, kuncinya adalah perubahan dan pembaharuan, sebagaimana yang mulai dilakukannya di DKPUS Babel.

Hal itu, diantaranya, diungkapkan Rakhmadi, mempersiapkan sumber daya manusia bidang kearsipan dalam hal ini arsiparisnya, karena mereka lebih paham teknisnya. Berikutnya adalah sarana prasarananya termasuk gedung depo arsip.

“Tanpa sarana prasarana yang memadai, kita akan berjalan terseok-seok. Karena, untuk ruang kearsipan itu tak bisa sembarangan. Jadi, jangan bicara arsip jika belum punya depo arsip, tentunya yang representatif. Apalagi berkaitan dengan dokumen Negara, harus benar-benar diperhatikan keamanannya,” ujar Rakhmadi.

Jadi, ditegaskannya, jika ingin melakukan penataan pengelolaan kearsipan, lakukan yang prioritas dahulu.

Oleh karena itu, ditambahkan Rakhmadi, DKPUS Babel akan melakukan pembinaan kearsipan ke kabupaten/kota.

Soal peningkatan minat baca, disarankan untuk menggandeng Perpustakaan Desa. “Di masing-masing desa itu ada Perpustakaan Desa. Keberadaan Perpusdes ini bisa dioptimal perannya untuk meningkatkan minat baca anak-anak di desa,” saran Rakhmadi.

Disamping itu, dari Provinsi, karena sudah terbentuk Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB), ke depan melalui programnya akan mendorong meningkatkan minat baca masyarakat termasuk anak-anak ini.

Sumber: 
DKPUS Babel
Penulis: 
Aliyah
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
DKPUS