PANGKALPINANG - DKPUS BABEL, Dinas Kerasipan Dan Perpustakaan mengadakan Kegiatan Bimtek Literasi Informasi yang diikuti Pustakawan, Pegiat Literasi hingga Guru se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari terhitung 5-7 Mei 2026, berlangsung di Ruang Pasir Padi, Lantai III Kantor Gubernur Babel, di Air Hitam, Pangkalpinang Selasa (5/5/2026) itu, dibuka oleh Kepala DKPUS Babel, Harpin, SH, dan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompetensi di bidang literasi informasi.
Kepala DKPUS, Harpin mengatakan literasi informasi menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak. Literasi informasi bukan sekedar kemampuan teknis untuk mencari data di internet, melainkan keterampilan kritis untuk menilai validitas sumber, memehami konteks, serta menggunakan informasi secara etis dan produktif.
Tanpa Literasi Informasi, dikatakan Harpin, masyarakat akan rentan terhadap hoaks, propaganda dan manipulasi data. Sebaliknya, dengan literasi informasi yang kuat, masyarakat dapat menjadi lebih mandiri, kritis dan produktif dalam menghadapi perkembangan zaman.
Banyak nya seumber informasi sesungguhnya dapat menjadi berkah jika kita mampu mengolah nya. Dapat menjadi peluang baru di area pendidikan, ekonomi, dan inovasi. Namun, tanpa literasi informasi justru bisa berubah menjadi ancaman yang melemahkan daya kritis masyarakat, paparnya.
Oleh karena itu, ditegaskan Harpin, literasi informasi harus dijadikan pondasi bagi masyarakat yang cerdas, kritis dan berdaya saing. Maka dari itu, perpustakaan hadir sebagai garda terdepan dalam membekali masyarakat dengan keterampilan informasi tersebut.