DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), terus mendapatkan perhatian dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Salah satunya adalah dengan memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada 100 tenaga perpustakaan yang ada di Babel.
Bimtek bagi Pengelola Perpustakaan DKPUS Provinsi, Kabupaten/Kota, Perpustakaan Khusus dan Perpustakaan Sekolah yang diselenggarakan Perpusnas RI bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Babel, berlangsung selama dua hari terhitung 17 Maret hingga 18 Maret 2021 secara daring itu, dibuka Kadis DKPUS Babel Asyraf Suryadin.
Asyraf dalam sambutannya menjelaskan, tenaga perpustakaan berdasarkan UU No 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan terdiri dari Pustakawan dan Tenaga Teknis Perpustakaan, yang berkewajiban memberikan layanan prima terhadap pemustaka.
“Dalam rangka membentuk dan mengembangkan tenaga perpustakaan yang memiliki kompetensi, salah satunya didapat dari mengikuti pelatihan dan pendidikan di bidang kepustakawanan. Maka dari itu, Perpusnas bekerjasama dengan DKPUS Babel melaksanakan pembinaan tenaga perpustakaan pada tahun 2021 ini,” kata Asyraf di Kantor DKPUS Babel, Rabu (17/3/2021).
Pada pembinaan yang dikemas dalam kegiatan Bimtek ini, diungkapkan lebih lanjut oleh Asyraf, mengusung dua materi yaitu, pertama “Analisis Kebutuhan Informasi untuk Pengadaan Bahan Perpustakaan” yang akan disampaikan dua narasumber yakni Kamilah dan Khosy Alfin Maulana.
Sedangkan materi kedua di hari kedua adalah “Pengelolaan Akun Media Sosial Perpustakaan” yang disampaikan Mariska Duwi Arifin Putri, dan Akhmad Priangga.
“Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan tenaga perpustakaan memiliki kecakapan yang dapat mendukung pengembangan dan pendayagunaan perpustakaan, yang memiliki kompetensi yaitu kemampuan menganalisis kebutuhan informasi pemustaka untuk keperluan pengadaan bahan perpustakaan dengan data dan proses yang valid, serta kemampuan mengoptimalkan penggunaan media sosial perpustakaan dengan tahap operasional yang terukur,” ujar Asyraf Suryadin.
Tak lupa Kadis DKPUS Babel Asyraf Suryadin menyampaikan terima kasih kepada Perpusnas, yang bersedia memberikan bimbingan terhadap para tenaga perpustakaan yang ada di Babel, walaupun hanya digelar secara virtual.
Sebelumnya, Kepala Pusat Pembinaan Pustakawan Perpusnas RI, Opong Sumiati mengatakan, Provinsi Babel merupakan Provinsi kedelapan yang mendapatkan Bimtek Tenaga Perpustakaan secara daring.
Untuk di Babel ini, dikatakan Opong, merupakan putaran kedua. Sedangkan di tahun 2020 lalu, hanya ada 14 provinsi yang diberikan Bimtek Tenaga Perpustakaan. Masih ada 12 provinsi lagi di tahun ini yang belum mendapatkan bimbingan serupa.
“Kami targetkan tahun 2021 ini, sebanyak 20 provinsi yang mendapatkan Bimtek Tenaga Perpustakaan, dengan target total peserta 1.800 orang, dengan masing-masing provinsi sebanyak 100 peserta,” ungkap Opong.
Kecuali empat provinsi diantaranya ada Papua, yang mendapatkan peserta Bimtek Tenaga Perpustakaan masing-masing sebanyak 50 peserta. “Babel tahun mendapatkan peserta sebanyak 100 orang. Untuk itu, manfaatkanlah semaksimal mungkin Bimtek ini,” harap Opong.
Opong berpesan kepada Pustakawan agar lebih aktif berinovasi untuk memenuhi informasi pemustaka. “Jadikan media sosial tidak sekadar media komunikasi, tapi juga sebagai media promosi, terutama di masa Pandemi Covid-19,” kata Opong.
Dalam pembukaan Bimtek Tenaga Perpustakaan secara virtual tersebut, Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin turut didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, dan Kasi Pendataan dan Pengembangan Kelembagaan Perpustakaan DKPUS Babel, Andayani (rel).