DKPUSBABEL, PANGKALPINANG - Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Asyraf Suryadin berharap kepada DKPUS Kabupaten dan Kota  untuk mengusulkan tambahan tenaga Pustakawan.

Saat ini, kata Asyraf, Provinsi Babel baru memiliki sebanyak 41 Pustakawan, sementara Perpustakaan yang ada sudah cukup banyak. "Jumlah Pustakawan di Babel saat ini terdiri dari Pustakawan di DKPUS Babel sebanyak 17 orang, DKPUS Pangkalpinang 6 orang, DKPUS Bangka 3 orang, DKPUS Bangka Tengah 2 orang, Dinas Perpustakaan Bangka Barat 4 orang, DKPUS Bangka Selatan 3 orang, DKPUS Belitung 2 orang, DKPUS Belitung Timur 2 orang, dan UBB 2 orang," papar Asyraf, saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Jabatan Fungsional Pustakawan se-Babel, di Swiss-Belhotel, Pangkalpinang, Selasa (3/11/2020).

Menurut Asyraf, keberadaan Pustakawan sangat penting dalam membantu mengelola perpustakaan menjadi lebih baik.

Bahkan Asyraf dengan tegas menyampaikan keinginannya pada tahun 2021 mendatang perpustakaan-perpustakaan di Babel yang belum di akreditasi agar diusulkan mendapatkan akreditasi.

"Tahun depan kita usulkan perpustakaan yang belum di akreditasi agar di akreditasi. Untuk akreditasi yang didapat A, B atau C tak jadi persoalan, yang penting kita akreditasi. Dengan begitu, maka Perpustakaan kita ada standarnya," ujar Asyraf.

Asyraf dikesempatan itu mengimbau DKPUS Kabupaten/Kota agar memberikan bimbingan kepada Perpustakaan-perpustakaan yang ada di daerahnya masing-masing.

"Dalam bimbingan nanti, kalau kekurangan tenaga pustakawan silakan usulkan ke DKPUS Provinsi Babel. Kami dari DKPUS Babel siap menerjunkan Pustakawan yang ada untuk bersama-sama memberikan bimbingan," kata Asyraf.

DKPUS Babel, ditambahkan Asyraf, secara konsisten terus berusaha mengembangkan profesi Pustakawan agar lebih profesional, yaitu dengan menyiapkan anggaran untuk kegiatan Bimtek bagi Pustakawan serta sertifikasi pustakawan, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, skill keilmuan dan

kompetensi pustakawan