DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (DKPUS Babel), kini terus menjadi sorotan berbagai pihak dijadikan acuan, baik dari sisi perpustakaan maupun kearsipannya.
Para Pegawai Biro Hukum Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel misalnya, Senin (21/9/2020), khusus meluangkan waktunya hanya untuk bisa “belajar” pengelolaan kearsipan ke DKPUS Babel yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang.
Dalam kesempatan itu, Biro Hukum yang di pimpin langsung Kepala Bidang Dokumentasi dan Informasi, Badariah, mengajak para Pejabat Eselon 4 dan staf di bidangnya untuk melakukan konsultasi bagaimana cara penyimpanan arsip berupa produk hukum di Biro Hukum Setda Babel.
Badariah menjelaskan, saat ini, Biro Hukum Setda Babel kewalahan dalam pelayananan yang belum bisa memberikan nilai cepat dan tepat kepada yang memerlukan produk hukum yang dimaksud.
Hal ini, kata dia, dikarenakan arsip produk hukum yang belum tertata rapi, selain ruangan yang kurang memadai karena belum ada ruangan khusus penyimpanan arsip.
Badariah juga meminta saran mengenai tenaga arsiparis yang belum tersedia di Biro Hukum sebagai penunjang penataan arsip.
Mewakili Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelestarian Arsip, Padli mengatakan, DKPUS Babel berterima kasih kepada Biro Hukum Setda Babel yang telah menjadi DKPUS Babel sebagai wadah “belajar” kearsipan.
DKPUS, diungkapkan Padli, selalu siap memberikan ilmunya kepada siapa saja, termasuk Biro Hukum dan OPD-OPD di Lingkup Pemprov Babel yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai pengelolaan kearsipan.
Menurutnya, hampir semua OPD di Pemprov Babel belum maksimal mengelola arsip. Karena arsip ini, katanya, adalah bagian dari sejarah bangsa ini.
Selain memberikan support kepada OPD di Pemporv atau instansi lainnya di Babel, DKPUS ditegaskan Padli, secara internal akan terus melakukan pembenahan dalam hal pengelolaan kearsipan ini.
“Salah satu upaya DKPUS terhadap pengelolaan arsip ini, DKPUS Babel saat ini, rutin melakukan pembinaan ke tiap OPD,” ujarnya.