DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Selatan (Basel) akan menggencarkan sosialisasi Program Transpormasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ke Desa-desa yang ada di Basel.
“Jadi, ke depan kami terus menggencarkan sosialisasi kepada desa-desa yang ada di wilayah Basel, terutama mengenai Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial ini,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Basel, Marsanti, usai menerima Penghargaan Kabupaten Terbaik untuk implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), yang diserahkan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Asyraf Suryadin di Kantor DKPUS Babel, baru-baru ini.
Marsanti menyebutkan, untuk di Daerah Basel, saat ini, memiliki 50 Desa dan 3 Kelurahan yang mana baru-baru ini, telah dilakukan sosialisasi mengenai perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Sedangkan koleksi buku yang dimiliki Perpustaan Daerah Basel, ditambahkannya, kurang lebih 28 ribu buku, dan itu telah diberikan pinjaman berdasarkan MoU kepada Desa, Sekolah, dan lainnya.
“Apa yang kami lakukan itu, upaya-upaya kami untuk mengembangkan minat baca bagi masyarakat di Basel, terutama bagi anak-anak kami yang membutuhkan banyak sekali ilmu pengetahuan di bidangnya,” ungkap Marsanti.
Berkenaan dengan buku, dalam rangka mendukung Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Basel, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Basel, diungkapkan Marsanti, sudah menyiapkan buku-buku yang sifat keterampilan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap, dari target yang telah ditentukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Basel tahun ini, ke depan pemustaka (pembaca) yang datang berkunjung ke Perpusda Basel bisa meningkat.
Sementara itu, Kepala DKPUS Babel Asyraf Suryadin menegaskan, DKPUS Provinsi Babel siap mendorong Perpustakaan-perpustakaan desa baik yang ada di Basel maupun kabupaten lainnya di Babel.
Bahkan kata Asyraf, pihaknya siap untuk menerjunkan Pustakawan yang ada di DKPUS Babel untuk memberikan pembinaan jika dibutuhkan, tentunya akan berkoordinasi dengan Kabupaten setempat.