DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Ada yang menarik dalam pelaksanaan Kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan dan Minat Baca yang diselenggarakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), di PIA Hotel, Pangkalpinang, Babel, Rabu (11/11/2020).

DKPUS Babel dalam kesempatan itu, memamerkan produk-produk ulahan tangan hasil dari implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Produk-produk kerajinan tangan Ibu Rumah Tangga binaan Perpustakaan DKPUS Kabupaten Bangka dan Pemali, Kabupaten Bangka, Babel tersebut satu diantaranya adalah tas yang terbuat dari bahan-bahan bekas.

Asyraf Suryadin, Kepala DKPUS Babel mengatakan, pameran produk-produk ini sengaja dilakukan. “Ini merupakan implementasi dari kegiatan inklusi social. Masyarakat yang biasa membaca buku kemudian mengaplikasikannya dalam bentuk kegiatan-kegiatan mereka yang bernilai ekonomi,” ujarnya.

Apa yang dipamerkan ini, menurut Asyraf, sebagai motivasi kepada yang lain, terutama peserta yang hadir di Kegiatan Pemasyarakatan Perpustakaan dan Minat Baca ini.

“Jadi, dengan pameran hari ini, menunjukan bahwa mereka yang menjadi pembaca buku akan bisa sukses. Karena orang yang biasa membaca buku yang akan menerapkan seperti ini,” jelas Asyraf.

Harapan Asyraf, semua yang membaca buku, bisa menghasilkan produk dan berdampak pada kualitas diri mampu membuat kesejahteraan keluarga mereka.

DKPUS Babel, ditambahkan Asyraf, akan terus melakukan pembinaan kepada perpustakaan yang ada di Desa-desa, dengan berkoordinasi dengan DKPUS Kabupaten/Kota. “Salah satu pembinaan yang dilakukan DKPUS Babel adalah sosialisasi,” tutup Asyraf.