DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Nama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kini menjadi sorotan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).
Meskipun masih mengalami banyak terbatasan, baik dari sisi sarana, prasarana maupun Sumber Daya Manusia, namun sejak dipimpin Asyraf Suryadin lebih kurang satu tahun berjalan, DKPUS Babel sudah mampu menunjukkan sebuah prestasi yang menggembirakan.
Prestasi yang diraih DKPUS Babel itu berupa peringkat kedua nasional publikasi yang berkenaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial terbanyak di media online.
Nominasi hingga 30 September 2020 itu disampaikan langsung Erlyn Ketua Tim Konsultan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosialisasi dalam Stakeholder Meeting Nasional tentang Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial secara virtual yang digelar Perpusnas RI di Medan, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2020).
Penilaian terhadap kegiatan publikasi Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial itu masih berlangsung, dan finalnya akan diumumkan pada tanggal 1-4 Desember 2020 dalam kegiatan peer learning meeting di Medan.
Untuk posisi pertama, sementara diduduki DKPUS Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan posisi tiga nasional disabet Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Kepada peraih tiga terbaik kegiatan publikasi Program Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial akan diberikan penghargaan.
Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin yang turut hadir dalam meeting nasional virtual tersebut mengaku senang, dan mengucapkan terima kasih kepada Perpusnas RI yang telah memberikan penilaian sekaligus raihan peringkat DKPUS Babel sementara ini, di urutan kedua secara nasional.
“Mudah-mudahan dalam waktu yang tersisa di bulan November 2020 ini, kita bisa menjadi lebih baik lagi dalam hal mempublikasikan kegiatan publikasi perpustakaan berbasis inklusi sosial ini,” harap Asyraf.
Oleh karena itu, ditambahkan Asyraf, apapun yang dilakukan mulai sekarang hingga kedepan, sebaiknya dipublikasikan, sehingga masyarakat bisa tahu apa saja yang telah dilakukan oleh DKPUS.