PANGKALPINANG, – Setelah sebelumnya melakukan penilaian ke sejumlah Kabupaten/Kota berkenaan dengan peserta yang terlibat, akhirnya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi mengumumumkan para pemenang lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan terbaik Tingkat Provinsi Babel tahun 2025.
Para pemenang lomba tersebut, juara pertama direbut Pustaka Cendil Tige Kubok, Desa Cendil, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Posisi dua, Perpustakaan Arsita Kabupaten Bangka Barat. Posisi tiga, Perpustakaan Bukit 7 Desa Sempan, Kabupaten Bangka. Posisi Empat, Perpustakaan Hati Bersinar, Desa Samak, Kabupaten Belitung.
Urutan kelima, Perpustakaan Ceria, Kecamatan Tukak Sadai, Bangka Selatan. Keenam, Perpustakaan Cinta Ilmu, Desa Cambaik Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Urutan ketujuh, Perpustakaan Betah, Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.
Plt. Kepala DKPUS Babel, Doni Golput dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada para pememang lomba Perpusdes/Kelurahan terbaik tahun 2025.
Lomba Perpusdes /kelurahan terbaik, dijelaskan Doni, merupakan ajang yang bertujuan untuk mendorong pengembangan perpusdes desa/kelurahan sebagai pusat literasi dan edukasi bagi masyarakat.
Kegiatan ini, diadakan untuk mengapresiasi upaya desa/kelurahan dalam mengelola perpustakaan mereka agar lebih aktif, inovatif dan berkontribusi bagi perkembangan masyarakat.
“Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mendorong kreativitas pengelola perpustakaan dalam menghadirkan program-program menarik yang dapat meningkatkan minat baca masyarakat. Berbagai komponen seperti koleksi, pelayanan hingga program kegiatan menjadi penilaian utama dalam kompetisi ini,” jelas Plt Kepala DKPUS.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antar desa/kelurahan dalam mengelola perpustakaan mereka. Para peserta dapat belajar dari desa lain tentang bagaimana mengoptimalkan peran perpustakaan desa/kelurahan dalam meningkatkan literasi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi semata, tetapi juga tentang membangun jaringan dan komunitas yang lebih luas. Dengan adanya kegiatan ini, perpustakaan desa/kelurahan yang dulunya kurang dikenal bisa mendapat perhatian dan dukungan lebih besar dari berbagai pihak yang peduli terhadap literasi,” ujar Doni.
Disamping itu, kegiatan ini berperan dalam membangun ekosistem literasi yang lebih kuat di tingkat desa/kelurahan. “Dengan meningkatnya kualitas dan akses terhadap perpustakaan desa/kelurahan, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan informasi dan pengetahuan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka,” tambah Doni.
Pengumuman pemenang lomba perpustakaan desa/kelurahan terbaik hari ini, lanjut Doni, merupakan momentum untuk menunjukkan bahwa perpustakaan desa/kelurahan memiliki masa depan yang cerah.
Prestasi dan inovasi yang ditampilkan membuktikan bahwa perpustakaan adalah garda terdepan dalam penyebaran ilmu dan budaya membaca. “Dalam kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kreativitas dan inovasi. kegigihan dan usaha anda adalah cermin nyata bahwa perpustakaan desa/kelurahan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat desa,” ungkapnya.
Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah lomba perpustakaan desa/kelurahan terbaik Tingkat Provinsi Babel tersebut, turut dihadiri Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perpustakaan DKPUS Babel, dan pihak terkait lainnya.