PANGKALPINANG – Dalam rangka memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keterampilan menulis kreatif, menumbuhkembangkan minat baca dan literasi DKPUS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mensosialisasikan Budaya Baca dan Literasi pada satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus serta masyarakat.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala DKPUS Babel, Rakhmadi di Ruang Pertemuan Lantai III Gedung Layanan Perpustakaan Babel, Senin (23/09/2024) tersebut, diikuti 100 peserta, dan menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang literasi.

Kepala DKPUS Rakhmadi dalam kesempatan itu, mengatakan di era informasi saat ini, kegiatan membaca merupakan kebutuhan vital yang tidak bisa dipisahkan dari tuntutan dan kebutuhan kehidupan manusia.

Kemajuan teknologi informasi yang melanda dunia saat ini, menempatkan membaca sebagai kemampuan dasar yang sangat penting bagi kemajuan masyarakat, bangsa maupun individu. “Membaca membuat kita belajar berbagai pengalaman hidup, pandangan serta gagasan. Membaca dapat memperluas wawasan dan meningkatkan literasi,” ujarnya.

“Kegemaran membaca belum sepenuhnya membudaya pada sebagian besar masyarakat kita. Aktivitas membaca seringkali dilupakan, bahkan dilewatkan oleh banyak orang dengan berbagai alasan. Sebagian orang lebih memilih dan tertarik pada hal lain yang menurutnya lebih menyenangkan dan menghibur, seperti bermain gadget, melihat sosial media, bermain game, menonton televisi dan lain-lain,” ungkap Rakhmadi.

Berkaca pada hal tersebut, kata Rakhmadi, maka dilaksanakan kegiatan literasi ini, sebagai upaya menumbuhkan kecakapan dalam menghasilkan tulisan-tulisan yang menarik dan kreatif.

Menulis kreatif, dijelaskannya, menempatkan kreativitas sebagai tujuan dengan menggunakan imajinasi dan inovasi atas cerita melalui visual tulisan yang kuat, disertai emosi agar dirasakan dalam benak pembaca, sehingga mampu memberikan tantangan intelektual kepada pembacanya.

“Menulis adalah bagian dari kemampuan literasi. Maka, melalui tema tersebut saya memotivasi seluruh peserta untuk dapat meningkatkan kemampuan literasinya. Saya mengharapkan seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat ini kepada rekan-rekan lainnya,” harap Rakhmadi.

Para peserta yang terdiri atas pengelola perpustakaan Kelurahan/Desa/Perguruan Tinggi, Komunitas Pegiat Literasi, Mahasiswa, peserta didik dari jenjang SMA/SMK dan Duta Bahasa Bangka Belitung tersebut, terlihat antusias mengikuti sosialisasi selama satu hari, dan berlangsung dengan interaktif.