PANGKALPINANG - DKPUS BABEL, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan komunitas Kampung Dongeng Bangka Belitung sukses menggelar cara bertajuk Lokakarya Penulisan Dongeng Berbahasa Melayu Bangka Belitung, Selasa (23/9/2025). 

Acara ini digelar di ruang pertemuan Gedung Layanan Perpustakaan (GLP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan dikuti oleh peserta dari berbagai kalangan dan 5 kabupaten/kota di wilayah Pulau Bangka dengan kuota sebanyak 30 orang. Namun, antusias pendaftar membuat panitia memutuskan untuk menambah peserta hingga 35 orang. 

Nara sumber kegiatan ini adalah Desri Susilawani, dari Pustakawan DKPUS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sekaligus sebagai ketua Kampung Dongeng Bangka Belitung dan Ira Esmiralda dari komunitas yang sama. Kedua nara sumber merupakan penulis yang sudah memiliki pengalaman dalam bidangnya serta menyajikan materi tentang penulisan cerita yang ramah anak. 

" Menulis cerita anak memiliki dimensi tersendiri yang harus disusun dengan baik. Hal ini menjadi bagian dari perencanaan penulisan berupa premis, logline, sinopsis hingga kerangka tulisan. Menjadi tugas penulis untuk menyajikan cerita yang memiliki tujuan berupa pesan moral yang bisa ditangkap oleh anak dan menjadi pelajaran hidup yang tidak menggurui," jelas Ira dalam sesi materi yang disampaikannya.

Target hasil dari kegiatan ini adalah lomba menulis dongeng berbahasa Melayu Bangka Belitung yang akan dilaksanakan oleh Kampung Dongeng Bangka Belitung dalam waktu dekat ini, ungkap Desri. 
Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk sosialisasi dari lomba tersebut dengan harapan menjaring banyak peserta dengan kualitas naskah yang baik dan ramah anak.