PANGKALPINANG, HUMAS DKPUS – DKPUS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Bidang Pengelolaan Kearsipan DKPUS Babel memberikan coaching clinic kepada tiga perangkat daerah (PD) yang berada di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Coaching clinic yang dibuka simbolis oleh Plt. Kepala DKPUS Babel, Doni Golput di Kantor DKPUS Babel, Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang, Jumat (23/5/2025) pagi tersebut, berkenaan dengan bagaimana cara melakukan pengisian instrument Pengawasan Kearsipan Internal (ASKI) Provinsi tahun 2025.

Tiga PD yang mengikuti coaching clinic itu adalah Inspektorat, Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil & Menengah (Pengelola Arsip di Sekretariat & Pengelola Srikandi).

Sebelumnya, sejak 6 Mei 2025, beber Plt. Kadis, pihaknya sudah melakukan hal serupa secara bergantian terhadap 9 PD Pemprov Babel.

Plt Kadis DKPUS mengungkapkan, tahun ini ada 12 PD di lingkup Pemprov Babel yang dilakukan pengawasan oleh DKPUS Babel.

“Sebelumnya melakukan pengawasan, makanya kami dahului dengan coaching clinic ini, bagaima cara mengisi instrumen ASKI dan pengumpulan data dukungnya melalui softfile untuk dinilai tim pengawasan provinsi sesuai jadwal pengawasan,” kata Doni.

Target Pengawasan Kearsipan Internal Provinsi tahun 2025 yang akan dilakukan DKPUS Babel sebagai Lembaga Kearsipan Daerah di Provinsi Babel, disebutkan Plt. Kadis DKPUS, dimulai pada 26 Mei hingga 30 Juni 2025.

“Nantinya, setelah dilakukan pengawasan oleh tim provinsi, ASKI akan dikirim ke ANRI di Jakarta untuk verifikasi lebih kanjut sesuai data dukung yang telah dikumpulkan PD, dan telah dinilai tim provinsi,” ujar Doni.

Setelah dilakukan verifikasi dan penilaian dari ANRI, maka pihak ANRI akan mengeluarkan hasilnya berupa nilai ASKI.

“Harapan kami hasil ASKI yang dinilai oleh ANRI tahun 2025 untuk Provinsi Babel, mengalami peningkatan. Karena, nilai ASKI ini juga mempengaruhi nilai reformasi birokrasi (RB) Pemprov Babel dalam indeks Kearsipan,” jelas Plt. Kepala DKPUS Babel.

Coching clinic itu turut menghadirkan Arsiparis Muda, Mega Ardiana yang membimbing Pengelola Arsip di Sekretariat & Pengelola Srikandi cara pengisian instrument pengawasan kearsipan tahun 2025 dan penyediaan data dukung (bukti kerja).