DKPUSBABEL, PANGKALPINANG - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) resmi mengumumkan para pemenang Lomba Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Babel untuk Level SD/MI dan SMP/MTs.
Para pemenang lomba yang tetapkan berdasarkan Keputusan Kepala DKPUS Babel Nomor: 188.4/557/DKPUS/2020 tanggal 21 September 2020 itu, untuk Lomba Pengelolaan Perpustakaan Tingkat SD/MI Terbaik: Juara I SDN 12 Jebus, Bangka Barat; Juara II SDN 2 Sijuk, Belitung; Juara III SDN 30 Pangkalpinang
Sedangkan Lomba Pengelolaan Perpustakaan Tingkat SMP/MTs Terbaik: Juara I SMPN 1 Koba, Bangka Tengah; Juara II SMPN 4 Sungailiat, Bangka; Juara III SDN 1 Mutok, Bangka Barat.
Kepada para pemenang diberikan hadiah berupa Tropi, Piagam serta uang pembinaan, yang diserahkan secara langsung oleh Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin, dan turut dihadiri Pejabat Administrator, Pengawas di lingkungan DKPUS Babel, Kepala Dinas DKPUS Belitung, Perwakilan Dinas Perpustakaan Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Guru-guru dari Sekolah yang menjadi pemenang.
Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin dalam sambutannya mengatakan, para pemenang lomba sebelum menjadi pemenang telah dilakukan penilain secara objektif dari tim juri yang merupakan Pustakan DKPUS Babel.
Hal-hal yang menjadi penilaian tim juri, diungkapkan Asyraf, diantaranya dokumen fortopolio, virtual, dan visitasi.
"Siapapun yang juara kali ini, setidak-tidak telah terjadi peningkatan kualitas perpustakaan di tempatnya. Mereka yang kami ikutsertakan dalam lomba perpustakaan ini, setidak-tidaknya telah meningkatkan kualitas perpustakaannya minimal terakreditasi," ujarnya.
Dijelaskan Asyraf, dalam tahun ini, sudah ada peningkatan kualitas dari sisi akreditasi. "Bahkan kami sudah menyiapkan surat untuk akreditasi mandiri. Mulai bulan ini, dan seterusnya siapa saja nanti kami siap melakukan pembinaan," kata Asyraf.
Lebih jauh dikatakan Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin, pihaknya sudah melakukan aktivitas sarasehan dengan mempertemukan beberapa pengambil kebijakan dari sejumlah organisasi perpustakaan, diantaranya ikatan pustakawan ndonesia dengan lembaga perguruan tinggi, Kantor DKPUS Babel itu sendiri, serta asosiasi pengelola tenaga perpustakaan sekolah.
Pihaknya berkeinginan di akhir tahun ini, agar di ulang tahun Provinsi Babel ke-20, kalau bisa akan diadakan gerakan membaca atau semacam Babel Membaca. "Jika semuanya bergerak, insya Allah Babel Membaca itu akan terpenuhi," terangnya.
Asyraf dihadapan guru-guru perwakilan sekolah yang menjadi pemenang Lomba menegaskan kembali, DKPUS Babel ke depan dalam rangka meningkatkan minat baca, akan melaksanakan program pojok baca sekaput, kerja sama dengan perguruan tinggi.
Untuk fasilitasnya, dikatakan Asyraf, perguruan tinggi yang menyiapkan, sedangkan DKPUS cukup menyiapkan buku atau bahan-bahan bacaannya. "Akan kami letakkan nanti pojok baca sekaput itu di warung-warung kopi, kafe-kafe. Dalam sebulan atau dua bulan buku-buku itu, akan kami pindahkan lagi ke tempat lain," papar Asyraf.