DKPUSBABEL, PANGKALPIANG – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus berupaya memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap pelaksanaan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Salah satu langkah mendukung hal tersebut, dua orang Pustakawan DKPUS Babel mengikuti kegiatan Pembekalan Master Trainer Baru Tahun 2020.
Kegiatan tersebut, diselenggarakan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dari 11 November hingga 13 November 2020, via virtual.
Selain dua Pustakawan DKPUS Babel, juga ikut diantaranya para pengelola perpustakaan, dalam Pembekalan Master Trainer Baru 2020 yang jumlahnya mencapai 47 orang peserta tersebut.
Kegiatan itu, dibuka oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpusnas RI, Denni Kurniadi dan dihadiri oleh tim konsultan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Dijelaskan, Pembekalan Master Trainer Baru Tahun 2020 merupakan tahapan ke 7 dari rangkaian Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.
Sebelumnya, ada sosialisasi program, reflikasi master trainer, bimbingan teknis strategi pengembangan perpustakaan, TIK, monitoring dan mentoring implementasi program, bimbingan teknis aplikasi kunang-kunang serta stake holder meeting.
Pada kesempatan itu, Erlin selaku Ketua Tim Konsultan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial mengatakan, Master Trainer harus menjadi seorang yang rendah hati, mau menerima kritikan, menghargai pendapat orang lain serta terus meningkatkan kapasitas diri, karena nantinya akan menjadi role model untuk perpustakaan.
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang diselenggarakan oleh Perpusnas RI sejak tahun 2019 ini, merupakan bagian dalam program prioritas nasional dengan tujuan untuk memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang Unggul melalui peningkatan kemampuan literasi untuk mewujudkan Indonesia Maju.
Pada kegiatan Pembekalan Master Trainer, diberikan sejumlah materi, diantaranya Overview Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial oleh Erlin, dan Transformasi Digital melalui pemaparan Albert Nicolaas.
Runi Amalia Pustakawan DKPUS menyebutkan, untuk bisa ikut Pembekalan Master Trainer, peserta harus mengikuti seleksi secara tetulis dan praktek menjadi trainer. “Dari 250 yang ikut seleksi seluruh Indonesia, hanya terpilih 47 orang peserta termasuk 2 orang dari DKPUS Babel,” ungkap Runi.
Sementara itu, Kepala DKPUS Babel berharap, keikutsertaan Pustakawan DKPUS Babel menjadi peserta Pembekalan Master Trainer ini, bisa menjadi penguat dan motivasi untuk menjadi fasilitator suksesnya Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di Babel.