DKPUSBABEL, PANGKALPINANG  - Kerjasama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Babel berkenaan dengan pojok baca di Warung Kopi (Warkop) dan Kafe berlanjut. 

Setelah singgah untuk yang pertama di Kafe Ale beralama di Jalan Stania Kota Pangkalpinang, akhir pekan lalu, Jumat (23/10/2020), giiran Warkop Papa dan Balai Kopi
yang disinggahi program "Pojok Baca Sekaput".  

Sama seperti di Kafe Ale, untuk di Warkop Papa dan Balkop, juga disediakan rak beserta buku-buu sebagai bahan bacaannya. 

Bahan bacaannya, dikatakan Kepala DKPUS Babel, Asyraf Suryadin, dibantu DKPUS Babel, sedangkan rak buku, disediakan Unmuh Babel melalui program pengabdian kepada masyarakat. 

Gagasan buku mencari pembaca ini, dijelaskan Asyraf, berawal dari MoU Gubernur Babel Erzaldi Rosman dengan Unmuh untuk mengadakan transformasi  program perpustakaan berbasis inklusi sosial melalui pojok baca di Warkop/kafe Se-Kota Pangkalpinang. Dari kolaborasi tersebut, katanya, pihak Unmuh menyediakan display/rak dan DKPUS Babel menyediakan sejumlah buku.

""Pojok Baca Sekaput" ini, ditambahkan Asyraf, dapat berpindah ke tempat lain sesuai dengan namanya "SEKAPUT" yang artinya berpindah - pindah," ungkap Asyraf. 

Dengan kondisi sekarang, masih dikatakan Asyraf, buku yang mencari pembaca, sehingga diharapkan semua tempat di Pangkalpinang mempunyai keinginan
untuk membuat Pojok Baca dan DKPUS hanya inisiasi untuk permulaan sekarang.

"Nanti, akan kita evaluasi lebih lanjut dalam 1 bulan ini, sejauh mana jumlah pengunjung dan jumlah pembaca. Mudah-mudahan minat baca masyarakat Kota Pangkalpinang lebih baik lagi," harap Asyraf.