DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Asyraf Suryadin mengatakan, keluarga dapat menjadi perpustakaan pertama dalam membudayakan gemar membaca buku.
Hal itu, disampaikan Asyraf dalam materinya di Talkshow Peranan Duta Baca Daerah dalam Mengembangkan Budaya Gemar Membaca yang diselenggarakan DKPUS Babel di PIA Hotel, Pangkalpinang, Babel, Kamis (12/11/2020).
Menurut Asyraf, budaya gemar membaca itu sebenarnya dimulai dari lingkungan keluarga. “Kebiasaan dan budaya terbentuk dari keluarga. Perlu diketahui bahwa keluarga sama dengan institusi terkecil dalam masyarakat yang terdiri atas ayah, ibu dan anak,” jelas Asyraf.
“Di dalam keluarga, terutama dalam sosok Ibu, seorang anak menemukan sarana edukatif, informatif, rekreatif, kajian, kebiasaan, dan bahasa. Sehingga bisa dikatakan keluarga memiliki fungsi yang sama dengan perpustakaan,” kata Asyraf.
Asyraf menjelaskan, membaca memiliki sejumlah manfaat, diantaranya mendorong tujuan hidup, menguatkan daya ingat, meningkatkan daya konsentrasi, mengasah ketrampilan menulis, dan menguangi rasa stress.
Jadi, ditegaskan Asyraf, menanamkan gemar membaca buku dari dalam keluarga itu sangat penting. “Pentingnya menanamkan gerakan gemar membaca buku kepada anak-anak harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk orang tua. Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan yaitu dengan membacakan buku secara nyaring,” papar Asyraf.
Dalam kesempatan sama, Asyraf juga membagi-bagikan sejumlah buku hasil karya sendiri untuk peserta Talkshow, dengan tujuan memberikan motivasi kepada peserta untuk lebih gema lagi membaca buku.