DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Langkah nyata untuk meningkatkan minat baca masyarakat kerjasama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Babel berlanjut.

Melalui Program “Pojok Baca Sekaput” Rabu (28/10/2020) sore, Asyraf Suryadin Kepala DKPUS Babel menitipkan sebanyak 200 buku bacaan dengan aneka judul kepada dua Warung Kopi (Warkop) di Kota Pangkalpinang.

Untuk Warkop Joni berlokasi di Jalan Balai menerima 100 buku, begitu pula dengan Warkop Yumin di depan Masjid Jamik Pangkalpinang di titip 100 buku bacaan.

Bahan pustakan berupa koleksi ratusan buku bacaan beserta rak buku tersebut, diserahkan secara langsung Asyraf Suryadin kepada pemilik Warkop Joni dan Warkop Yusmin.

Turut serta dalam penyerahan buku-buku tersebut, Pustakawan Madya DKPUS Babel,  Runi Alcitra Amalia, dan Said Ahmad Maulana Kepala Pusat Bimbingan dan Pengembangan Karir Unmuh Babel.

Arsyaf mengatakan, keberadaan koleksi buku bacaan di masing-masing Warkop yang dipinjamkan itu, paling cepat 1 bulan akan dievaluasi.

“”Pojok Baca Sekaput” ini, upaya kita (DKPUS Babel) untuk meningkatkan minat baca masyarakat Babel. Hal ini merupakan bagian dari usaha kerjasama antara DKPUS Babel dan Unmuh Babel. Setiap Warkop kita titipkan 100 judul buku dengan berbagai macam latar belakang sesuai dengan kondisi yang ada di Warkop tersebut,” jelas Asyraf.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan literasi membaca bagi masyarakat Babel  khususnya di Pangkalpinang tersebut, ditambahkan Asyraf, sebagai uji coba dulu di Pangkalpinang.

“Dalam waktu satu bulan paling cepat, buku-buku ini akan kita pindahkan ke Warkop, Kafe atau Restoran lainnya. Ke depan, kita berharap Warkop yang sudah mendapatkan giliran “Pojok Baca Sekaput” ini, dapat mengajukan kerjasama dengan DKPUS Babel. Warkop, Kafe dan Restoran menyediakan Rak Buku, DKPUS mengisi bukunya,” ujar Asyraf.

Pustakawan Madya DKPUS Babel, Runi Alcitra Amalia, menyebutkan, kegiatan “Pojok Baca Sekaput” ini, merupakan salah satu bentuk implementasi dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Said Ahmad Maulana selaku Kepala Pusat Bimbingan dan Pengembangan Karir Unmuh Babel mengungkapkan, “Pojok Baca Sekaput” ini adalah bentuk kepedulian para civitas akademika dalam menumbuhkan minat baca masyarakat. Giat ini, kerjasama Unmuh dengan DKPUS Babel,” ungkapnya.

Sementara itu, Gilang Pemilik Warkop Joni mengaku program “Pojok Baca Sekaput” ini bagus sekali, karena dapat menjadi daya tarik buat pengunjung Warkop Joni. Karena, pengunjung warkopnya kebanyakan milenial, pelajar dan mahasiswa.

Hal senada disampaikan Pemilik Warkop Yumin, Ismoyo Wibowo. Katanya,  "Pojok baca Sekaput” ini, disambut antusias oleh Pengunjung dan pekerja Warkop Yumin, karena sebelumnya sudah disampaikan prihal ini kepada mereka.

Ismoyo mengapresiasi giat “Pojok Baca Sekaput”, dan berharap ke depan koleksi bukunya diperbanyak, karena kegiatan ini merupakan hal yang baru di Babel, khusunya Pangkalpinang.