DKPUSBABEL, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Asyraf Suryadin terus berupaya bagaimana caranya agar pegawai di Lingkungan DKPUS Babel tetap disiplin masuk kerja, walaupun di era Pandemi Covid-19 saat ini, Apel Pagi Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel ditiadakan.

Salah satu langkah riil untuk memantau disiplin masuk kerja pegawai DKPUS Babel tersebut, DKPUS Babel memanfaatkan absen menggunakan Aplikasi Inlis Lite, yang telah diberlakukan sejak tanggal 8 Maret 2021 lalu.     

Melalui aplikasi itu, akan diketahui nama-nama pegawai dan jam yang masuk kerja setiap harinya. Demikian disampaikan Asyraf, usai absen menggunakan Aplikasi Inlis Lite, Selasa (16/3/2021) pagi.

“Karena kita tidak menggunakan system sidik jari, maka aplikasi Inlis Lite yang sudah kita miliki, merupakan aplikasi untuk mengetahui kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Provinsi Babel, kita manfaatkan juga untuk absen pegawai,” kata Asyraf.

Selain untuk mengetahui jumlah pegawai yang masuk kerja, Aplikasi Inlis Lite ini juga, dijelaskan Asyraf, untuk mensosialisasikan agar semua pegawai DKPUS Babel yang memiliki kartu anggota perpustakaan bisa menafaatkan kartu tersebut, sekaligus memberitahukan jika ada masyarakat yang ingin berkujung ke perpustakaan provinsi.

Penggunaan aplikasi ini, ditambahkan Asyraf, juga ajang sosialisasi akreditasi Perpustakaan Provinsi Babel yang akan dilakukan tahun ini.

Pemanfaatan aplikasi ini, masih kata Asyraf, masih tahap uji coba dan sosialisasi. Tidak menutup kemungkinan nanti, karena saat ini, masih menggunakan absen manual, ini bisa dijadikan indicator untuk mengetahui kehadiran pegawai DKPUS Babel.

Sementara ini, disebutkan Kadis DKPUS Babel, respon pegawai DKPUS Babel positif. Pegawai DKPUS yang tadinya masih belum punya kartu perpustakaan, akhirnya membuat.

Bambang, Pustakawan Madya DKPUS Babel menyambut baik adanya pemanfaatan aplikasi Inlis Lite untuk masuk kerja pegawai DKPUS.

Menurut dia, kebijakan baik pimpinan kalau untuk kemaslahatan tentu harus didukung. Apalagi ini, berkaitan dengan penggunaan kartu perpustakaan.

Hal senada diungkapkan Burhan, Pegawai DKPUS Babel lainnya. Ia berpandangan, memang sudah selayaknya, pimpinan mencari cara bagaimana mengetahui kehadiran pegawai, agar disiplin pegawai tetap dipertahankan walaupun di masa pandemi Covid-19.