Perpustakaan merupakan sebuah lembaga atau institusi sosial yang dikelola secara profesional. Pengelolaan secara profesional berarti memenuhi kriteria dan standar yang berlaku baik dari sisi perpustakaannya maupun tenaga pengelolanya.
Perpustakaan Nasional RI menggelar bimbingan teknis (bimtek) untuk para pengelola perpustakaan sekolah SMA/SMK/MA swasta dan negeri di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Untuk memenuhi standar pengelolaan perpustakaan yang profesional, Perpustakaan Nasional sebagai lembaga non-kementerian merasa perlu untuk membina para pengelola perpustakaan, termasuk perpustakaan sekolah yang ada di daerah-daerah.
Sebanyak 120 pengelola perpustakaan sekolah (SMA/sederajat) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengikuti Bimtek selama dua hari yang bertempat di Hotel Santika Pangkalpinang, Kamis-Jumat (08-09/3/2018) tersebut.
Dalam bimtek tersebut sebagai narasumber adalah dari perpusnas yaitu ;
- Dra. Adriati, M. Hum
- Novi Murdiyanti, SS. MT
- Indra Astuti, SS. MT
Bimtek ini dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Ir. Rofiko, MTP. Dalam sambutannya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan “Pustakawan atau Pengelola Perpustakaan adalah salah satu unsur penting dalam pengelolaan dan penyelenggaraan perpustakaan, yang akan menggerakkan unsur-unsur lain dalam organisasi perpustakaan, sehingga perpustakaan dapat berperan optimal dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Untuk itulah bimbingan teknis tenaga pengelola perpustakaan sekolah ini kami laksanakan salah satunya dalam rangka membekali para pengelola perpustakaan dengan kemampuan mengelola perpustakaan dengan benar dan sesuai standar yang telah ditetapkan”.
Dalam Bimtek ini peserta diajarkan bagaimana mengoptimalkan peran perpustakaan sekolah dalam literasi informasi di sekolah. Selain itu, peserta juga diajarkan bagaimana membuat program literasi di sekolah, menyeleksi koleksi perpustakaan yang sesuai, serta membimbing siswa untuk menemukan informasi yang valid di era digital ini.