PANGKALPINANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DKPUS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Yopi Wijaya menerima kunjungan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Dalam penerimaan pada Jumat (8/11/2024) di Ruang Kerjanya di Kantor DKPUS itu, Plt. Kadis Yopi turut didampingi Kasubbag Umum, beserta para Arsiparis di lingkup DKPUS Babel.

Anggota Komisi I DPRD Beltim, Oman Anggari mewakili sejumlah anggota Komisi I DPRD Beltim lainnya dihadapan Plt. Kepala DKPUS Babel mengatakan, kunjungan mereka ke DKPUS adalah untuk bersiturahmi, sekaligus ingin bertanya berkenaan dengan bidang kearsipan dan perpustakaan.

Karena, mereka baru dilantik menjadi anggota DPRD Beltim sekitar 3 minggu lalu. “Selain silaturahmi, kami yang baru 3 minggu lalu dilantik, dan menjadi mitra OPD DKPUS Beltim, ingin bertanya langsung sejumlah hal berkenaan OPD tersebut,” kata Oman.

Missal, kata Oman, adakah bantuan dari Provinsi untuk DKPUS Beltim, apakah untuk bidang kearsipannya maupun perpustakaannya. Juga adakah program khusus berkenaan dengan layanan baik bidang kearsipan ataupun perpustakaannya. Jika ada bolehkah dishare,” tanya Oman.

Plt Kadis, Yopi, mengapresiasi kunjungan anggota Komisi I DPRD Beltim ini. Dijelaskan Yopi, berkenaan dengan bantuan dari provinsi untuk bidang kearsipan dan perpustakaan, sampai saat ini belum ada.

Karena, kata Yopi, anggaran yang dimiliki Pemprov Babel juga sangat terbatas. Bahkan tahun ini, disebutkannya, anggaran Pemprov difisit.

Begitu pula dengan bantuan bidang kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), kata Yopi, beberapa tahun belakangan juga tak pernah ada lagi.

Kecuali bidang kearsipan, dari Perpustakaan Nasional memang ada, baik bantuan fisik Gedung maupun non fisik.

Tahun depan, ungkap Yopi, rencanannya Perpustakaan Desa di Indonesia akan mendapatkan bantuan buku beserta raknya. Namun Ia belum tahu persis nama-nama perpustakaan desa mana aja yang bakal menerima bantuan tersebut.

Terkait program untuk mendukung kemudahan para pengunjung dalam mengakses koleksi bahan bacaan, DKPUS Babel juga telah membuat layanan digital berupa aplikasi iPusda. Melalui aplikasi ini, masyarakat tak perlu datang ke Gedung Layanan Perpustakaan Provinsi, namun cukup menggunakan HP android mendaftar dan meminjam buku, membacanya dan mengembalikan lagi.

Yopi menambahkan, berkenaan dengan penilaian pengawasan bidang kearsipan, hingga 2023 kemarin, kearsipan Belim menduduki nilai tertinggi dan sangat baik se-Babel.

Diwakili Oman anggari, anggota komisi 1 DPRD Beltim menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan berkenaan dengan kearsipan dan perpustakaan ini.

“Kami komisi I DPRD Beltim menyampaikan terima kasih atas informasi yang diberikan. Semoga silaturahmi ini terus berjalan dengan baik,” harapnya.