PANGKALPINANG - DKPUS BABEL, Plt. Kepala DKPUS Babel mengadakan rapat lanjutan untuk menindaklanjuti Kegiatan Pengukuhan Bunda Literasi dan Pengukuhan pengurus Forum TBM yang sebelum nya di laksanakan tanggal 21 s.d 25 September 2025 kemungkinan akan dimajukan dari tanggal yang direncanakan sebelum nya, hal ini dikarenakan Bunda Literasi yang berhalangan hadir karena ada nya kunjungan ke Cina bersama Gubernur Bangka Belitung, dan ada nya beberapa agenda kegiatan lain nya. Muhammad Irsan selaku Kepala Kantor Bahasa mengatakan dari rencana awal pelaksanaan yang berkolaborasi dengan DKPUS Babel sudah diagendakan, seperti mengundang Bapak Menteri yang dimana diagendakan beliau bisa mengunjungi beberapa sekolah, mengunjungi stand-stand di Festival Literasi, dan kunjungan-kunjungan lain nya. Kantor Bahasa juga mengharapkan karena jadwal yang tidak memungkinkan maka untuk pengukuhan Bunda Literasi dan Pengukuhan pengurus Forum TBM untuk diteruskan, kalau bisa dipercepat dari tanggal yang dijadwalkan, sehingga tidak mengganggu program kerja yang telah direncanakan.

Doni Golput mengatakan, setelah ditarik kesepakatan bersama untuk pelantikan Bunda Literasi dan Pengukuhan pengurus Forum TBM paling lama di Minggu ke tiga tanggal 18 September 2025, yang rencana nya akan dilakukan di Kantor Gubernur Kep. Babel lantai tiga (3) ruang pasir padi. Doni juga akan langsung menyampaikan ke Ibu Gubernur selaku Bunda Literasi untuk prihal tersebut. sedangkan untuk Gebyar Literasi tetap dilaksanakan tanggal 21 s.d 26 September 2025, dan bertempat di Taman Wilhelmina Pangkalpinang yang di support oleh PT. Timah. Dan juga untuk sumbangan buku kata Doni lebih baik diserahkan per OPD, pihak DKPUS selaku panitia yang terlibat mulai hari ini harus sudah mulai bergerak, apapun yang dibutuhkan harus saling dikoordinasikan.

Forum TBM juga mengharapkan untuk kegiatan ini rundown acara dibuat lebih tertata dan fleksibel, dimana dapat di isi dengan berbagai kegiatan seperti berbalas pantun sehingga antusiasme pengunjung lebih besar dan tidak terjadi kekosongan ketika berlangsung nya kegiatan.